BisnisSumbawa Barat

Bupati KSB Kawal Terbit HGB untuk Percepatan Bangun Smelter

Sumbawa Barat, Gaung NTB – Tahapan demi tahapan terkait kesiapan pembangunan Smelter sebagai pabrik pemurnian emas dan tembaga oleh PT AMNT terus dilakukan Pemda Sumbawa Barat secara serius.


Termasuk tahapan peralihan lahan dari pemilik lahan ke perusahaan PT. AMNT, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM., bakal mengawal langsung setiap proses percepatan smelter termasuk yang menjadi fokus Bupati saat ini, mengawal proses keluarnya Hak Guna Bangunan (HGB) yang akan melibatkan pihak terkait, dalam hal ini notaris. “Kita fokus saja, bagaimana HGB bisa keluar dan selesai akhir tahun 2019. Sebab, proses keluar HGB harus kita kawal. nanti kita libatkan notaris, serta pekerjaan ini harus dicicil, apapun yang tercatat sebagai aset harus diperhitungkan,” kata Bupati dalam rapat evaluasi progres pembebasan lahan, bertempat di ruang rapat Graha Fitrah, belum lama ini.
Di samping akan fokus terkait keluarnya HGB, Bupati juga akan langsung memonitor setiap kegiatan terkait pembebasan lahan. Karena dirinya tidak menginginkan terjadi kendala dalam proses transaksi. “Prinsip kita jangan memanfaatkan atau mengambil keuntungan dalam proses transaksi. Kita harus pastikan semua langkah-langkah harus bersinergi,” paparnya.

Haji Firin demikian orang nomor satu di KSB ini disapa, menyebutkan soal keuangan hingga saat ini tidak ada masalah. Akan tetapi kendalanya lebih kepada masyarakat yang komplain. 


Dirinya juga tidak menginginkan atau mendengar lagi ada kendala terkait keuangan. “Bila perlu kita akan transaksi melalui bank jadi tidak ada transaksi tunai,” ujarnya.


Selain itu, Bupati juga akan merencanakan memindahkan dermaga umum ke labuhan lalar dan pelabuhan Benete nantinya akan digunakan untuk pelabuhan industri. “Terkait Tim yang akan ditunjuk oleh PT. AMNT, sampai saat ini belum menunjukkan hasil. Karena itu, kita akan membentuk Tim tersendiri. Karena PT. AMNT adalah selaku pembeli lahan,” tandasnya.

Demikian pula dengan unsur kepolisian yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, yakni peralihan lahan dari pemilik lahan ke perusahaan PT. AMNT, Kapolres Sumbawa Barat, minta kepada semua tim percepatan agar dalam proses administrasi lahan untuk menghindari terjadinya mal administrasi.


Hal ini di lakukan agar tidak menghambat lajunya proses pembangunan smelter yang di rencanakan beroperasi pada tahun 2022 mendatang. “Kami minta kepada tim percepatan smelter untuk menghindari terjadinya maladministrasi agar tidak terjadi kesalahan. Kedepan, jangan sampai ada gugatan dari masyarakat,” tegas, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa, S.IK., MH.


Selain itu, orang nomor satu di jajaran Mapolres Sumbawa Barat ini mengatakan, dari 154 hektar lahan yang ada, di prediksi terjadi potensi masalah sekitar 1,8 hektar saja. Namun ia meminta kepada seluruh tim percepatan agar segera membentuk tim kecil untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.


Tim kecil ini harus di bentuk secepatnya, untuk mengantisipasi jika terjadi permasalahan agar bisa segera terselesaikan dengan baik.

Kapolres, berharap agar didalam progres pembebasan lahan ini pihak terkait harus satu suara jika memang ada permasalahan yang terjadi agar secepatnya bisa terselesaikan secara internal. “Mari kita fokus selesaikan administrasi dulu, jangan sampai ada hambatan kedepan. Terimakasih kepada semua tim selama ini sudah bekerja keras dan hampir seluruhnya menyelesaikan pembebasan lahan pembangunan smelter,” tukasnya.


Hadir dalam rapat tersebut, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M., Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa, S. IK., M.H., Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto, S.T., Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat bapak Nusirwan Sahrul SH., MH., Asisten II KSB Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M.Si.,Kepala Dinas penanam modal H. Abdul Hamid S.Pd, M.Pd., Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Hermansyah ST., Plh Kasi intel Kejari Sumbawa Barat, Tim fasilitasi pembebasan Lahan, Tim percepatan pembangunan smelter, Camat Kecamatan Maluk dan kepala desa sekecamatan Maluk.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close