Sumbawa

Masih Ada 31 Desa yang Belum Tersentuh Program Krabat

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sejak diluncurkan tahun 2017 lalu, program Kredit Sahabat (Krabat), sudah menyentuh 126 dari 157 desa yang ada di Kabupaten Sumbawa. Itu artinya, masih ada 31 desa yang belum merasakan salah satu program yang bertujuan untuk membantu petani tidak mampu ini. “Iya, masih ada 31 desa yang belum tersentuh program ini. Untuk tahun 2019 ini, hanya 25 desa saja yang dapat. Jadi sejak diluncurkan tahun 2017 lalu sampai 2019 ini, baru 126 desa yang dapat,” sebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, melalui Kabid Pengembangan Usaha Ekonomi dan Kerjasama Antar Desa, Nurhikmah, MAP.

Desa-desa yang belum tersentuh program Krabat ini tersebar di Kecamatan Tarano dan Lunyuk, masing-masing 7 desa, Kecamatan Labangka dan Labuhan Badas, masing-maisng 5 desa, Kecamatan Ororng Telu, 4 desa serta Kecamatan Buer, Alas dan Plampang, masing-masing 1 desa.

Keterbatasan anggaran menurutnya, menjadi salah satu faktor mengapa belum semua desa bisa terkafer dalam program tersebut. Untuk diketahui, tahun ini banyak anggaran Pemda Sumbawa, yang diarahkan untuk pembangunan fisik dan ini menjadi prioritas, seperti pembangunan rumah sakit dan pasar Seketeng. “Sebenarnya tahun ini semua desa harus sudah dapat program Krabat, tapi tertunda karena keterbatasan anggaran. Insya Allah, tahun 2020 nanti, 31 desa ini harus juga merasakan program Krabat,” kata Nurhikmah.

Ia menegaskan, untuk memenuhi direktif pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril BSc, dan Wakil Bupati, Drs H Mahmud Abdullah, atas salah satu program unggulannya, ke 31 desa ini harus tersentuh program Krabat tahun 2020 mendatang, dalam rangka desa bebas rentenir. Karena, semakin kuat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), maka semakin kuatlah ekonomi desa. Kalau ekonomi desa sudah kuat, maka juga berdampak semakin kuatnya ekonomi kabupaten.
Lebih lanjut Nurhikmah menambahkan, untuk 25 desa yang mendapatkan program Krabat tahun ini, tinggal 2 desa saja yang belum melakukan pencairan dana Krabat. Yakni Desa Ropang dan Lebin Kecamatan Ropang. Hal ini dikarenakan administrasi yang belum lengkap. Namun, kekurangan administrasi ini sudah mulai dilengkapi, dan diupayakan dana Krabatnya dicairkan dalam minggu ini.

Nominal dana Krabat yang diterima tiap desanya sama, yakni Rp 200 juta. Bila dikalikan 25 desa berarti tahun ini Pemda Sumbawa, total mengucurkan dana lewat program Krabat ini sebesar Rp 5 miliar. Dana Krabat ini dikelola oleh masing-masing Bumdes. “Sekarang kami tengah melakukan sosialisasi untuk penerima manfaat. Tujuannya, untuk memastikan calon penerima sesuai dengan harapan, yaitu diperuntukkan bagi petani tidak mampu,” demikian Nurhikmah.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close