Sumbawa

Jaksa Limpahkan Perkara Overstay WNA Yaman ke Pengadilan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah berkas dakwaannya rampung, akhirnya berkas perkara atas kasus tindak pidana keimigrasian (Overstay) yang melibatkan Seorang tersangka Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Yaman berinitial FM (42), akhirnya kemarin oleh Tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa berkas perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sumbawa Besar guna dapat disidangkan dan diadili sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Agus Widiyono SH MH Jaksa yang dipercayakan menangani kasus Overstay itu dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB dirumah Manggis 7 Kejari Sumbawa Jum’at (26/07), membenarkan kalau beberapa hari lalu berkas perkara atas kasus Overstay yang melibatkan tersangka seorang WNA Yaman itu telah dilimpahkan ke Pengadilan, dengan rencana sidang perdananya akan mlai digelar Senin depan dengan agenda pembacaan dakwaan sekaligus dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait.

Saat ini tersangka masih ditahan dan berada didalam sel penjara hotel prodeo Rutan Lembaga Pemasyarakatan Sumbawa dalam status tahanan Jaksa, dimana perkara tindak pidana keimigrasian (Pro Justisia) yang dilakukan tersangka oknum WNA Yaman berinitial FM yang diduga menyalahi izin tinggal (Overstay) selama 4 tahun tanpa dokumen Keimigrasiannya yang jelas, berawal dari informasi yang diperoleh petugas Imigrasi KelasII TPI Sumbawa, sehingga pengecekanpun dilakukan dan diketahui yang bersangkutan telah empat tahun tinggal bermukim (Ilegal Stay) disebuah Desa yang berada di Kecamatan Alas tanpa memiliki dokumen keimigrasian, dan dikenai dan dijerat dengan pelanggaran UU Keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Andi Cahyono Bayuadi ketika ditemui Gaung NTB menyatakan, setelah oknum FM WNA asal Yaman itu tuntas diproses hukum dengan menjalani pidana badan sesuai dengan putusan Inkrach dari Pengadilan, maka nanti saat yang bersangkutan keluar dari penjara, langkah selanjutnya pihak Imigrasi akan melakukan deportasi dengan memulangkan kenegara asalnya sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, ujarnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close