Sumbawa Barat

Pelanggan Menunggak, Perumda Bakal Putuskan Jaringan Air

Tercatat kurang lebih Rp 3 Miliar jumlah tunggakan rekening air bersih pada layanan Perumda Air Minum Bintang Bano – KSB. Kendati perusahaan tersebut dengan cukup bijak terhadap pelanggan agar bisa membayar kewajiban penggunaan air bersih, ironisnya tunggakan para pelanggan kian membengkak.

Mau tak mau Managemen Perumda Air Minum Bintang Bano – Sumbawa Barat, akan melakukan pemutusan paksa terhadap jaringan air bersih sejumlah pelanggannya. Pasalnya, angka tunggakan cukup bengkak hingga mencapai Rp 3 milyar lebih.
Direktur Perumda Air Minum – Bintang Bano KSB, Bambang ST saat dikonfirmasi, membenarkan kondisi tersebut.
Menurutnya, nominal Rp 3 milyar itu akumulasi dari beberapa tahun terakhir yaitu 2016-2019. Kendati demikian, pihaknya terus mendatangi dan mendesak pelanggan untuk segera memenuhi kewajiban membayar rekening yang tertunggak, guna menghindari marjin utang yang semakin tinggi.

Tunggakan itu, sambungnya lagi, bukan saja dari biaya penggunaan air. Melainkan biaya pasang jaringan baru serta meteran.
Walaupun demikian pihaknya tak patah semangat, melainkan akan menyambangi dan mendekati secara kekeluargaan, agar mereka mau mengerti untuk membayar. “Kalau pelanggan masih belum mampu membayar setelah lobi dengan langkah arif dan bijaksana, maka terpaksa dilakukan pemberhentian sementara,” tegasnya.

Lepas dari itu, Bambang berharap agar pelanggan patuh terhadap jadwal dan nominal pembayaran. Harus selaras pembayaran dengan pelayanan. Kalau pembayaran saja tidak patuh, bagaimana dengan pelayanan.
Bambang ST berharap, pihak terkait untuk mengerti dan memahami, karena ini anak perusahaan daerah yang butuh sinergitas.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close