Sisiwi Pembunuh Pacar Dieksekusi Jaksa

0
24
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Seorang siswi sebuah madrasah berinitial perempuan Fb (17) asal Kecamatan Utan Sumbawa terpidana dalam kasus pembunuhan korban Syamsuddin yang tiada lain pacarnya itu, sejak Senin (10/06) kemarin telah dilakukan eksekusi oleh tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa, menyusul diterimanya salinan petikan putusan pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkrach) dari Pengadilan Negeri Sumbawa Besar yang menghukum terdakwa selama 4 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP.

Kasi Pidum Kejari Sumbawa melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Widiyono SH MH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Selasa (11/06) kemarin membenarkan kalau tim JPU teah menerima salinan petikan putusan Inkrach dari Pengadilan terkait dengan terpidana pembunuhan tersebut, sehingga sesuai dengan ketentuan KUHAP terpidana dilakukan eksekusi dengan menitipkan penahanannya pada Rutan Lapas Sumbawa, karena paling lambat dalam pekan depan terpidana perempuan Fb akan segera dipindahkan dan dikirim ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Mataram guna menjalani masa hukuman pidana badannya.

Sesuai dengan fakta yang terungkap dipersidangan dari keterangan sejumlah saksi terkait, keterangan terdakwa dan sejumlah barang bukti yang diajukan, maka baik tim JPU maupun majelis hakim yang menangani kasus tersebut sependapat dengan dakwaan Jaksa bahwa perbuatan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan oleh terdakwa itu telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP.

Perempuan Fb sendiri menghabisi korban Syamsuddin di TKP kawasan pantai Meno Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa medio 14 Agustus 2018 lalu, dengan mayat korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, telanjang dada dengan perut tertikam benda tajam akibat ditusuk dengan pisau oleh terdakwa, hingga akhirnya kasus tersebut diproses hukum oleh penyidik Kepolisian.(Gad)

loading...

LEAVE A REPLY