Ribuan Pahlawan Devisa Sumbawa Bekerja di Lima Negara

0
36
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Sangat terbatas dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan yang memadai ditanah kelahirannya dengan tingkat pendapatan ekonomi yang pas-pasan menjadi salah satu faktor penyebab bagi para Pekerja Migran Indonesia atau yang dikenal dengan sebutan Tenaga Kerja Indonesia maupun Tenaga Kerja Wanita (TKI/TKW) pahlawan devisa asal Kabupaten Sumbawa ini harus mencari dan mengais rezeki ditempat lain dengan bekerja keluar negeri, dalam rangka mendapatkan hasil pendapatan yang memadai dan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga mereka, dan negara tujuan yang dituju selain Arab Saudi (Timur Tengah) juga ada lima negara yang kini dijadikan negara tujuan untuk mereka bekerja dengan menguras keringat demi meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.

Sebagaimana dijelaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Dr M Ikhsan Safitri M.Si dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya kemarin, bahwa dari hasuil evaluasi yang dilakukan selama dua tahun terakhir ini sejak terjadi moratorium pengiriman TKI/TKW ke Arab Saudi (Timur Tengah) dilakukan oleh Pemerintah, maka ribuan pahlawan devisa asal daerah ini lebih memilih untuk dapat bekerja pada lima negara tujuan yang dinilai cukup memberikan hasil pendapatan yang cukup memadai untuk menunjang pendapatan ekonomi keluarga mereka, yakni negara Malaysia, Taiwan, Singapora, Hongkong dan Brunei Darussalam.

Ribuan TKI/TKW Sumbawa yang telah ditempatkan sejak tahun 2018 lalu hingga saat ini tahun 2019 ungkap Doktor Ikhsan akrab pejabat low profil ini disapa, tercatat sebanyak 2324 TKI/TKW Sumbawa tahun 2018 terdiri dari laki-laki sebanyak 99 orang dan perempuan sebanyak 2.225 orang yang ditempatkan pada lima negara tujuan meliputi Malaysia 366 orang, Taiwan 379 orang, Singapura 311 orang, Hongkong 954 orang dan Brunei Darussalam 314 orang, sementara untuk penempatan tahun 2019 terhitung dari Januari – Maret tercatat sebanyak 373 orang terdiri dari laki-laki sebanyak 31 orang dan perempuan sebanyak 342 orang tersebar di Malaysia 83 orang, Taiwan 67 orang, Singapura 45 orang, Hongkong 144 orang dan Brunei Darussalam sebanyak 54 orang, paparnya.

“Selama kurun waktu dua tahun terakhir ( 2018/2019 ) ini jumlah total TKI/TKW Sumbawa yang ditempatkan diluar negeri sebanyak 2.598 orang, dengan negara penampung terbesar di negara Hongkong dengan jumlah total sebanyak 1.099 orang, menyusul Brunei Darussalam 368 orang, Singapura 356 orang, Malaysia 449 orang dan Taiwan sebanyak 446 orang, dengan pendapatan yang dihasilkan cukup memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi keluarga, dimana pengawasan Pemerintah mulai dari proses pemberangkatan, penempatan dan pemulangannya kembali ketanah air, dalam hal ini telah dikoordinasikan dengan para PJTKI dan BP3TKI, dan para pekerja migran juga telah diingatkan untuk dapat menjaga diri dan kehormatan bangsa,” pungkas Doktor Ikhsan.(Gad)

loading...

LEAVE A REPLY