Dinas Perpustakaan dan Arsip Gelar Bedah Buku Sejarah Lokal Sumbawa

0
18
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Bedah Buku Sejarah Lokal Sumbawa, yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (12/6). Kegiatan Bedah Buku tersebut menghadirkan narasumber sekaligus pembahas nasional yakni Taufik Rahzen dan Poetra Adi Soerjo, sedangkan sebagai moderator yakni Azisuddin. ZT, SSos dan Dr. Andi Haris, SPd., M.Pd.

Sementara itu Bupati Sumbawa melalui Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr H Muhammad Ikhsan, MPd membuka secara resmi kegiatan Bedah Buku Sejarah Lokal Sumbawa, yang mengusung tema “Menyulam Kembali Jejak Peradaban Sejarah”

Dalam sambutan tertulisnya Bupati menyampaikan pelaksanaan bedah buku yang digagas atas kerjasama Bidang Kearsipan dengan Jaringan Kota Pusaka Indonesia dan Masyarakat Sejarawan Indonesia Kabupaten Sumbawa disamping sebagai momentum menggali peradaban ‘Rau ke Tana Samawa’ juga bertujuan sebagai terwujudnya autentitas dan akuntabilitas karya penulis, terwujudnya penyelamatan dan pelestarian naskah sumber arsip sejarah lokal, dan tersedianya literatur sejarah sebagai salah satu sumber riset atau penelitian bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam kesempatan itu.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas prestasi terbaik I (satu) Tingkat Nasional kepada Lembaga Kearsipan Daerah pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa yang telah diraih pada bulan April yang lalu.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Sulaiman, SSos melaporkan bahwa kegiatan yang digelar untuk kali kedua ini akan berlangsung selama 2 hari, yakni dari tanggal 12 hingga 13 Juni 2019.
Sulaiman menjelaskan tujuan dari diselenggarakannya acara bedah buku ini adalah untuk memberikan motivasi kepada para penulis dalam mengembangkan kapasitas dan kompetensi sehingga kelak mampu melahirkan karya-karya yang jauh lebih baik, dan dapat menjadi referensi pembelajaran dan kajian bagi masyarakat luas tentang sejarah Sumbawa.

Dilaporkan juga bahwa terdapat 6 judul buku yang akan dibedah dalam acara tersebut, yakni “Sejarah Dan Perkembangan Islam Di Sumbawa”, karya Hery Musbiawan, “Sejarah Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Di Sumbawa”, karya Aries Zulkarnaen Dan Agus M. Jihad, “Sumbawa Semesta Destinasi Waktu Dan Pertemuan Arus Global”, karya Syamsu Ardiansyah, “Pemimpin Yang Tidak Melawan Arus (Sejarah Pemikiran Sultan Muhammad Kaharuddin III 1931-1958)”, karya Ridho Fisabilillah, “Gerakan Pemikiran Yang Diusung Oleh Gerakan Nahdlatoel Oelama (NO) Pertengahan Abad Ke 19 Di Tanah Samawa”, karya Ray Saputra, “Empang Di Masa Pemerintahan Lalu Mangandar Alam Dea Radan Tampa (1921-1930)”, karya Koedrat Hidayat.

Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan bedah buku yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis sebanyak 1000 eksamplar buku berbahasa Indonesia dan 1000 eksamplar buku berbahasa Inggris oleh Staf Ahli Budaya Menteri Pariwisata, Taufik Rahzen kepada Bupati Sumbawa.(Gac)

loading...

LEAVE A REPLY