Bapenda Optimis Pasar Seketeng Dibangun Juni ini

0
34
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Setelah melalui proses pelaksanaan lelang tender pada Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (ULPBJP) Setda Sumbawa Mei lalu yang dinilai cukup alot karena adanya proses sanggahan dari perusahaan yang kalah tender, akhirnya berkas dokumen pemeang tender dari ULPBJP dikembalikan kepada user Bapenda Sumbawa, dengan pemenang tender pekerjaan pembangunan fisik atas pembangunan pasar Seketeng Sumbawa Besar ditunjuk dan dipercayakan kepada PT Citra Prasasti Konsorindo asal Bekasi Jawa Barat dengan nilai kontrak sekitar Rp 54 Miliar, dengan rencana pelaksanaan pembangunan action fisiknya dalam bulan Juni 2019 ini sudah bisa dimulai, ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbawa Drs H Hasan Basri dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Selasa (11/06) kemarin.

Dijelaskan, terkait dengan lelang tender proyek pembangunan pasar Seketeng Sumbawa Besar tersebut sejauh ini proses tendernya telah dinyatakan tuntas dan selesai, seiring beberapa hari lalu lalu sejumlah dokumen pemenang tendernya telah disampaikan dan dikembalikan kepada Bapenda oleh ULPBJP Setda Sumbawa, sehingga sekarang tinggal dibuatkan kontraknya saja, namun hal tersebut belum bisa dilakukan dengan cepat, mengingat kami masih harus menunggu dkumen pemenang tender bagi konsultan pengawasnya yang juga dalam pekan ini sudah bisa dituntaskan, karena itu paling lambat pekan mendatang penandatanganan kontrak bagi rekanan kontraktor pelaksana dan konsultan pengawasnya sudah bisa dilakukan secara bersamaan, sehingga pelaksanaan pembangunan fisik dari pasar Seketeng tersebut sudah bisa dimulai dalam bulan Juni ini, tukasnya.

Sesuai dengan dokumen perencanaan maupun hasil review atas Desain Detail Engeneering (DED) yang ada terang Haji Bas akrab pejabat senior Pemda Sumbawa ini disapa, maka untuk pembangunan pasar Seketeng Sumbawa Besar itu dalam tahun anggaran 2019 ini difokuskan bagi penyelesaian pembangunan dua tingkat pada blok (B) dan (C) yang berada dibagian belakang dan tengah pasar, sedangkan untuk blok (A) yang berada didepan dengan alokasi anggaran yang ada baru bisa dibangun hanya pondasinya saja dan rencananya akan dllanjutkan pada tahap pembangunan berikutnya pada tahun 2020 mendatang dengan rencana akan menyerap anggaran mencapai sekitar Rp 18 Miliar, paparnya.

Luas areal pasar seketeng Sumbawa Besar saat ini menjadi seluas 1,5 hektare, dengan penataan dan desaian pembangunannya akan memiliki luas areal parkir yang cukup representatif didepan seluas 12,5 meter dari ruas jalan utama, belum areal dikiri kanan (samping) dan dibelakang sekitar 6 meter dan nanti akan ada fasilitas mesjid, kantor pengelola, taman, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan bahkan ruang ibu menyusui didalam kawasan pasar tersebut,dengan konstruksi menggunakan baja ringan, sehingga kedepan diharapkan sudah tidak ada lagi yang namanya kemacetan lalulintas dikawasan pasar Seketeng dimaksud, kata Haji Bas.

“Sesuai dengan rencana dari sejumlah kios dan lapak yang ada di pasar Seketeng tersebut, maka jumlah daya tampung bagi para pedagang tersedia mencapai sekitar 2.700 orang, atau jika dilihat dari jumlah pedagang yang ada tercatat saat ini, maka kemungkinan akan ada kelebihan daya tampung sekitar 50 orang pedagang, karena itu diharapkan setelah rampung dalam tahun 2019 ini, maka diusahakan paling tidak seluruh pedagang sudah bisa ditempatkan didalam pasar Seketeng dimaksud, karena itu dukungan warga masyarakat khususnya bagi para pedagang sangat dibutuhkan, agar apa yang menjadi hajat pemerintah dan masyarakat dapat terwujud dengan baik,” pungkas Haji Bas.(Gad)

loading...

LEAVE A REPLY