Restorasi Bala Putih, PRKP Minta Pendampingan TP4D

0
102
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah melalui proses perencanaan dan pembahasan yang cukup lama, khususnya berkaitan dengan alokasi anggaran yang dibutuhkan bagi membiayai pembangunan dan pembenahan kembali (restorasi) istana Bala Putih (Wisma Daerah) pasca terjadi kebakaran tahun lalu itu, maka Pemda Sumbawa melalui Dinas Perumah Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Sumbawa berencana dalam tahun anggaran 2019 ini akan melakukan kegiatan restorasi istana Bala Putih tersebut yang diperkirakan menyerap biaya mencapai belasan miliaran rupiah.
Berkaitan dengan rencana memulihkan kembali peninggalan sejarah tana Samawa istana Bala Putih tersebut, maka Dinas PRKP Sumbawa melalui Plt Kadis H Rosihan ST MT telah melayangkan surat resmi Nomor 77/57/DPRKP/II/2019 tertanggal 25 Februari 2019 yang ditujukan kepada Ketua TP4D Kabupaten Sumbawa, dengan meminta agar Tim Pegawal, Pengaman dan Pengendali Pembangunan Daerah (TP4D) dapat melakukan pendampingan atas pelaksanaan restorasi istana Bala Putih Sumbawa tersebut yang akan dilaksanakan dalam tahun anggaran 2019 ini.
Ketua TP4D Sumbawa yang juga Kasi Intelejen Kejari Sumbawa Putra Riza Akhsa Ginting SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Rabu siang (27/02), membenarkan kalau pihaknya baru saja menerima surat resmi dari Dinas PRKP Sumbawa yang mengajukan permohonan agar dapat dilakukan pendampingan oleh TP4D terkait dengan kegiatan restorasi istana Bala Putih peninggalan sejarah Sultan Sumbawa itu, dalam hal ini pihak TP4D Sumbawa sesuai dengan tupoksi dan kewenangan yang dimiliki akan selalu siap untuk memberikan pendampingan, agar pelaksanaan dari pembenahan dan pemulihan kembali istana Bala Putih tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai dengan direncanakan, tukasnya.
Dengan adanya permintaan pendampingan dari Dinas PRKP Sumbawa tersebut terang Jaksa Putra akrab ia disapa, maka sejauh ini sudah ada tiga institusi yang telah mengajukan permohonan pendampingan TP4D, yakni pertama dari Dinas Kesehatan KSB yang memprogramkan 2 (dua) paket proyek pembangunan dan pembenahan Puskesmas Seteluk dan Puskesmas Poto Tano yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat terkena bencana alam gempa bumi beberapa waktu lalu, kedua pendampingan dari pihak Bandara Sumbawa yang juga akan melaksanakan kegiatan pembangunan bagi perpanjangan landasan pacu (Runway) dan terminal Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, dan ketiga dari Dinas RKP terkait dengan restorasi istana Bala Putih dimaksud, tukasnya.

loading...

LEAVE A REPLY