Disnakeswan Sumbawa Gencar Vaksin HPR

0
34
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sejak ditetapkannya Kabupaten Sumbawa sebagai daerah Keadaan Luar Biasa (KLB) Rabies oleh Bupati Sumbawa belum lama ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa terus menindaklanjutinya dengan mengantisipasi penyebaran verus Rabies tersebut.
Diantara upaya yang dilakukan oleh Disnakeswan dengan melibatkan seluruh stakeholder hingga di tingkat desa yakni selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Rabies ini yang penting dilakukan yakni melakukan vaksinasi terhadap Hewan Penyebar Rabies (HPR) terutama anjing dan kucing.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Ir Sirajuddin, kepada Gaung NTB belum lama ini menyampaikan bahwa sejak ditetapkannya Kabupaten Sumbawa sebagai daerah KLB Rabies, pihaknya langsung melakukan action untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Sumbawa, selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat, yang paling penting adalah melakukan vaksinasi terhadap Hewan Penyebar Rabies yang dilakukan di seluruh desa terutama di Kecamatan Empang dan Kecamatan Tarano.
“Kami sudah menyusun jadwal, lokasi yang menjadi sasaran kegiatan vaksinasi,” jelasnya.
Selain itu pihaknya juga sudah mempersiapkan Tim Vaksinasi dengan melibatkan semua pihak terkait mulai dari UPT Produksi dan Kesehatan Hewan yang ada di seluruh kecamatan hingga melibatkan pemerintah desa.
Kegiatan vaksinasi tersebut jelasnya sudah berjalan di sejumlah tempat dan akan terus berlanjut sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan dan hingga tuntas Rabies di Kabupaten Sumbawa.
Sementara itu ditempat terpisah, dari pantuan Gaung NTB di lapangan sejumlah petugas dan UPT Produksi dan Kecamatan Hewan Kecamatan Empang dan Tarano sedang melakukan vaksinasi terhadap anjing dan kucing yang berlangsung di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Empang dan Tarano diantaranya di Desa Bantulanteh Kecamatan Tarano
Qori Baladewa petugas Vaksin dari Disnakeswan Kabupaten Sumbawa berharap agar masyarakat yang memelihara anjing, kucing dan kera untuk membawa hewan peliharaannya pada waktu vaksinasi berlangung agar petugas dapat menyuntikan Vaksi Anti Rabies (VAR), sehingga hewan peliharaannya tidak tertular penyakit tersebut.
Di kesempatan yang sama juga dilakukan Vaksinasi Anti Rabies terhadap petugas Eliminasi dan Vaksinasi Rabies pada Anjing yang ada di UPT Produksi dan Kesehatan Hewan Empang. Pemberian VAR ini kepada petugas tidak lain untuk memberi antibody atau kekebalan tubuh terhadap virus Rabies bagi petugas yang besentuhan langsung dengan anjing agar mereka tetap aman dan selamat dalam bertugas.
Untuk diketahui kasus Rabies ini akan terselesaikan dengan cepat dan segera apabila ada partisipasi dan kerjasama semua pihak terutama peran serta masyarakat secara menyeluruh.

loading...

LEAVE A REPLY