Begini Cara Pindah Pilih Antar Dapil di Pemilu 2019

0
136
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa menjaskan cara pindah memilih antar Dapil (Daerah Pemilihan) pada Pemilu 2019.
Komisioner KPU Kabupaten Sumbawa Aryati, SPdI yang juga Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, kepada Gaung NTB, Selasa (12/02) menyampaikan bahwa bagi pemilih dengan beberapa kategori dapat mengajukan pindah memilih dengan masuk di kategori Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) hal itu sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 maupun Peraturan KPU Nomor 37 Tahun 2018.
Pindah memilih ini lanjutnya, sudah berlangsung dan berakhir pada tanggal 17 Februari 2019 mendatang atau sebulan sebelum penyelenggaraan Pemilu.
Adapun beberapa kriteria yang diperbolehkan pindah memilih jelas Aryati, diantaranya karena Pemilih sedang menjalankan tugas, menjalani rawat inap, menjalani rehabilitasi narkoba, hingga menjadi tahanan atau terpidana yang menjalani hukuman kurungan. Termasuk, karena tugas belajar atau menempuh pendidikan menengah atau tinggi. Selain itu juga karena pindah domisili, tertimpa bencana alam, serta bekerja di luar domisili.
Hak suara yang diberikan kepada peserta pindah memilihpun bervariasi lanjutnya yakni menyesuaikan dengan kriteria pindah memilihnya. Dicontohkan Aryati, untuk pindah memilih antar kecamatan beda Dapil di dalam satu kabupaten/kota, maka pemilih akan mendapatkan empat jenis surat suara yakni surat suara DPRD Tingkat Provinsi, DPR RI, DPD, dan Pilpres.
Namun, jika sampai pindah memilih antar kabupaten misalnya dari Kabupaten Sumbawa ke Kota Mataram, maka hanya dapat mencoblos DPD dan Presiden. Sementara apabila pindah memilih ke provinsi lain maka hanya dapat mencoblos Presiden saja.
Adapun mekanisme pengajuan pindah memilih tersebut jelasnya, dapat dilakukan dengan mengajukan permohonan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa atau kelurahan, atau ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setempat. “Bisa ke PPS atau KPU Kabupaten/kota asal atau tujuan atau salah satunya tidak harus keduanya.
Lebih lanjut dijelaskan Aryati, bahwa seorang pemilih ingin pindah memilih dari Kabupaten Sumbawa ke Kota Mataram, maka datang ke KPU Sumbawa atau ke PPS (asal) atau jika tidak memungkinkan bisa juga mengurus pidah memilih di KPU Kota Mataram (tujuan) untuk mengajukan pindah pilih.
Pemilih yang mengajukan permohonan tersebut katanya, harus menunjukkan KTP Elektronik. Selanjutnya petugas akan meneliti dan mengecek pemilih yang bersangkutan pada softfile DPT. Kemudian petugas akan memberikan formulir A5. Yang dapat digunakan untuk pindah memilih.

loading...

LEAVE A REPLY