Lagi, Kakek Diduga Cabuli Anak Tetangga

0
131
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kasus pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur beberapa waktu terakhir semakin merajalela. Mirisnya lagi, terduga pelaku adalah seorang kakek yang seharusnya tobat maksiat tapi malah semakin bejat saja. Laporan pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur kali ini datang dari wilayah Alas Barat. Seorang bocah berusia 11 tahun diduga dicabuli dan disetubuhi tetangganya KS (57) dibawah kolong rumah. Kakek beristri ini berdasarkan laporan diduga sudah dua kali melakukan perbuatan hina tersebut. Kejadian seminggu yang lalu tapi baru dilaporkan. Terduga bisa terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak.
“Kasusnya sudah kami tangani, dan terduga pelaku sudah kami tahan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sumbawa yang dikonfirmasi belum lama ini melalui Kanit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA), AIPTU Arifin Setioko S.Sos.
Menurutnya, hasil pemeriksaan sejumlah saksi termasuk korban dan terduga pelaku, kasus itu terjadi 22 Desember lalu di bawah kolong rumah terduga.
Sebelum kejadian, dari keterangan korban ungkap Arifin, saat itu korban sedang bermain bersama temannya dipanggil terduga dan diminta ke rumah untuk mengambil barang. Korban yang lugu menurutinya.
Disebutkan, ketika korban membuka pintu rumah, terduga yang sudah ada di dalam rumah langsung menarik tangan korban dan pintu ditutup. Langsung saja tubuh korban digerayangi, dan akhirnya menyetubuhi korban. Setelah itu korban diberikan uang Rp 50 ribu dan diminta untuk tidak menceritakannya kepada siapapun.
Masih keterangan korban, perbuatan bejat terduga sudah yang kedua kalinya. Seingatnya saat itu terjadi Bulan November lalu di kios milik terduga. Itu dilakukan saat istri dan anak terduga tidak berada di tempat. Namun soal persetubuhan, dibantah terduga. Terduga mengaku hanya mencium dan memegang payudara korban. Terungkapnya kasus ini kata Arifin, karena kecurigaan seringnya terduga memberi uang kepada korban. Bukan hanya keluarga korban yang curiga, tapi juga istri terduga. Inilah awal korban diinterogasi sehingga kasus ini terungkap. Polisi yang menerima laporan tersebut langsung mengamankan terduga untuk menghindari adanya aksi massa. “Sekarang kasusnya sudah ditangani dan terduga bisa terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar UU Perlindungan Anak,” pungkasnya.

loading...

LEAVE A REPLY