Ketua PPHP Patedong dan Kades Sebotok Diperiksa Jaksa

0
164
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Paling tidak sudah 7 (tujuh) orang saksi terkait yang telah diperiksa tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa selama tiga hari berturut-turut terkait dengan penajaman dan pengembangan penyidikan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan proyek pembangunan talud pengaman pantai Dusun Patedong Desa Sebotok Pulau Moyo Kecamatan Labuan Badas Sumbawa yang dibiayai pembangunannya menggunakan dana APBD Sumbawa Tahun anggaran 2016 lalu senilai Rp 186 Juta dengan telah ditetapkan lima tersangka yang kini mendekam dibalik jeruji besi penjara Rutan Lapas Sumbawa dalam status tahanan Jaksa untuk 20 hari kedepan.
Setelah tiga orang anggota Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Abdul Malik, Fatahillah dan Insan Rayes diperiksa intensif sebelumnya, maka Rabu (16/01) kemarin giliran empat orang saksi kasus Patedong lainnya diperiksa Jaksa dalam ruangan terpisah dan tertutup Pidana Khusus Kejari Sumbawa masing-masing sekitar dua jam penuh dengan menjawab sejumlah pertanyaan tim Jaksa Penyidik seputar tupoksi, kewenangan dan tanggungjawabnya, meliputi Ketua PPHP sekaligus sebagai Ketua Tim PHO Ir Jaharuddin yang kini menjabat sebagai Kabid PSDA Dinas PUPR Sumbawa, M Rusli anggota PPHP, Sahid Konsultan Perencanaan dan terakhir diperiksa Kades Sebotok Pulau Moyo Abdurrahman.
Kades Sebotok Abdurrahman ketika ditanya Gaung NTB terkait dengan proyek talud pengaman pantai Patedong tersebut menyatakan kalau pembangunan talud di Patedong itu saat ini kondisinya masih dalam keadaan baik setelah sebelumnya telah dituntaskan penyelesaiannya oleh pelaksana proyek, namun terkait dengan penyediaan material batu yang digunakan dalam proyek talud tersebut diakui dilaksanakan oleh Kadus Patedong yang dimintai bantuan oleh rekanan kontraktor pelaksana, dimana ketika itu sempat terjadi masalah soal adanya tunggakan pembayaran uang senilai Rp 7 Juta, dan akhirnya dapat dituntaskan dan diselesaikan dengan baik setelah dilakukan fasilitasi langsung oleh pak Jahar selaku Ketua PPHP, sedangkan soal yang lain pihaknya mengaku tidak tahu, ujarnya.
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa jaksa Ginanjar Damar Pamenang SH M.Hum dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB kemarin membenarkan kalau tim Jaksa Penyidik hari ini telah melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan secara intensif terhadap empat orang saksi terkait kasus Patedong tersebut, diantaranya Ir Jaharuddin selaku Ketua PPHP/PHO, M Rusli anggota PPHP, Sahid Konsultan Perencanaan dan Abdurrahman Kades Sebotok, dengan jadual pemeriksaan secara marathon besok akan dilakukan terhadap mantan PPK pertama proyek Patedong itu dan sejumlah saksi lainnya.
“Ketujuh saksi yang telah diperiksa dinilai telah memberikan keterangan secara kooperatif sesuai dengan apa yang diketahui dan menjadi tupoksi, kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing, karena itu diminta kepada sejumlah saksi terkait yang telah dipanggil agar dapat memneuhi panggilan Jaksa, agar permasalahannya dapat dengan segera dituntaskan,” pungkas Jaksa Ginanjar akrab ia disapa awak media ini.

loading...

LEAVE A REPLY