Bangun Sebotok Pemerintah Gelontorkan Dana Miliaran

0
232
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Desa Sebotok merupakan salah satu Desa pesisir yang terisolir berada paling ujung Pulau Moyo Kecamatan Labuan Badas Sumbawa, sehingga Pemerintah Pusat bersama Pemda Sumbawa cukup memberikan perhatian bagi adanya pemerataan pembangunan diwilayah kepulauan tersebut, dengan membangun sejumlah infrastruktur sarana prasarana dan sejumlah fasilitas penunjang yang dibutuhkan masyarakat, dengan menggelontorkan sejumlah oaket proyek pembangunan yang menyerap dana Miliaran Rupiah.
Kades Sebotok Pulau Moyo Abdurrahman dalam keterangan Persnya di Kantor Kejari Sumbawa Rabu (16/01) kemarin atas nama pemerintah Desa dan Masyarakat Sebotok menyampaikan arpesiasi dan terima kasih mendalam atas perhatian Pemerintah yang selama ini diberikan kepada kami warga Sebotok, dengan adanya pembangunan dibidang pendidikan berupa pembangunan SD. SMP hingga SMK, bahkan dibidang kesehatan Pemda Sumbawa telah membangun Puskesmas Sebotok dengan rencana operasionalnya akan dilakukan dalam tahun 2019 ini, dimana dari hasil koordinasi yang dilakukan dengan pihak Dikes Sumbawa direncanakan bulan depan penempatan sejumlah dokter, tenaga medis dan tenaga administrasi akan segera dilakukan, sehingga apa yang menjadi harapan Pemerintah dan Masyarakat dapat terwujud.
Begitu pula untuk memperlancar arus transportasi dan komunikasi kewilayah Sebotok terang Kades Abdurrahman, tahun lalu telah berhasil dituntaskan pembangunan dermaga Sebotok dengan menelan biaya miliaran rupiah, disamping setiap tahunnya juga mendapat alokasi bantuan dana desa, seperti tahun 2018 lalu Desa Sebotok mendapatkan kucuran ADD mencapai sekitar Rp 1,4 Miliar yang telah dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan Desa yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat, misalnya membangun gedung Posyandu di Dusun Sebaru dan Patedong, pemasangan paving block untuk jalan lingkungan ketiga desa, drainase dan program lainnya, sehingga diharapkan tahun 2019 ini bisa lebih meningkat, mengingat masih cukup banyak yang harus dibenahi, tukasnya.
Kades Abdurrahman juga menjelaskan, jumlah penduduk Sebotok hingga saat ini tercatat mencapai sekitar 1.300 orang (558 KK) yang tersebar pada tiga Dusun yakni Sebotok, Sebaru dan Patedong, dengan warga masyarakat aslinya berasal dari suku Bugis Makasar dan Bima, bermata pencaharian sebagai Petani 80% dan nelayan 20%, dengan mengolah areal lahan pertanian bagi pengembangan penanaman kelapa, jambu mete dan peternak, serta menghasilkan ikan tangkapan yang cukup memberikan penghidupan bagi keluarganya.

loading...

LEAVE A REPLY