Sisi Lain DKP KSB, Gagas Kelompok Wisata

0
59
loading...
loading...

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) spesifikasi Kartu bariri Nelayan, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus berkomitmen mendorong masyarakat pesisir khususnya nelayan untuk bangkit dari keterpurukan sumberdaya manusia serta mendorong peningkatan ekonomi.
Sebagaimna diketahui kuota penyaluran bantuan Sampan tahun 2018 sebanyak lebih kurang 100 unit yang difokuskan di Desa Labuhan Lalar.
Sedang bagi wilayah pesisir lainnya sedikit tidak sudah terakomodir. Hanya saja, Desa Labuhan Lalar, masih belum memenuhi syarat ketentuan menabung yang sebelumnya sudah disosialisasikan.
Menurut Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat, Zainal Arifin, program pemberdayaan sumber anggaran pengadaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah tersalurkan ke penerima.
Dari 100 unit, 76 diantaranya dalam proses menunggu proses menabung. Tujuh diantaranya bagi nelayan Poto Tano dan Sekongkang. Sedangkan 69 untuk Desa Labuahan Lalar, ini data yang belum tersalurkan. “Dinas masih menunggu data penabung yang terdaftar sebelumnya, dengan tempo hingga akhir Desember ini,” kata Zainal Arifin.
Dijelaskannya, walaupun jeda waktu di akhir Desember 2018 belum juga terakomodir dari sisa kuota sampan menunggu realisasi para penabung, maka dinas akan berkoordinasi kembali membuka peluang bagi nelayan dari Januari 2019, hingga benar-benar selesai di tahun itu. “Intinya pemerintah melalui DKP tetap fokus menjalankan program Satu Sampan Satu Nelayan,” jelasnya.
Untuk program DKP 2019, sampan bukan hanya diberikan kepada nelayan, tetapi lebih luasnya lagi, yaitu bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Sampan Jenazah sebagai fasilitas umum yang diperuntukan di beberapa titik termasuk wilayah Poto Tano.
Sampan tersebut memiliki fungsi masing-masing. Ada sebagai daya dukung pariwisata, dan ada juga sebagai sampan pengangkut jenazah.
Target 8 unit kapasitas 15 PK bagi nelayan tangkap sistem berkelompok dengan jumlah nelayan minimal empat orang.
Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk bangkit dari kemiskinan maka perlu keyakinan untuk berubah.

loading...

LEAVE A REPLY