Kasus Kebakaran Tahun 2018 di KSB Meningkat 

0
161
loading...
loading...

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Kabid Pencegahan dan Penyuluhan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Makasau AMd, Kep menyebutkan, hasil rekapan sementara dari bulan Januari sampai November 2018, kasus kebakaran mengalami peningkatan.
Angka peningkatan tersebut, mencapai 25 kasus berdasarkan urutannya 12 kasus terjadi di wilayah Kecamatan Taliwang, 4 kasus di Kecamatan Poto Tano, 2 kasus di Kecamatan Seteluk, 4 kasus di Kecamatan Brang Rea, 1 kasus di Kecamatan Maluk dan 1 kasus di Kecamatan Sekongkang. “Kalau tahun 2017, ada 18 kasus kebakaran,” sebut Makasau.
Adapun penyebabnya dari meningkatnya kasus atau peristiwa kebakaran pada tahun 2018, tak lain akibat dari beberapa faktor antara lain arus pendek, api kompor dan pembakaran sampah. Pada umumnya lebih kepada unsur kelalaian manusia dan beberapa faktor lainnnya.
Dalam hal ini, Ia mengakui pentingnya penyuluhan pencegahan dan penanggulangan dini kebakaran kepada masyarakat dan instansi pemerintah maupun swasta. “Penyuluhan ini penting, untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat soal penanganan dini jika menghadapi kebakaran,” kata Makasau, saat ditemui di ruang kerjanya.
Info pencegahan dini kebakaran ini penting, dengan demikian untuk TA 2019 mendatang pihaknya memastikan akan mengusulkan kepada pemda untuk menganggarkan kegiatan penyuluhan pencegahan dini dan penanggulangan bahaya kebakaran.
Dari pantauan nya, baik dari rumah tangga maupun pemerintahan untuk pemasangan komponen kabel jaringan listriknya, dinilai belum sesuai standar.
Kabel yang di gunakan berserabut dan bukan kabel yang standar sesuai peruntukannya. “Ini yang  bisa memicu timbulnya arus pendek atau korsleting,” terangnya.
Dari itu, melalui penyuluhan yang di jadwalkan pada tahun 2019 mendatang, diharapkan bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan masyarakat, dalam upaya mengeliminir peristiwa atau kasus kebakaran di Bumi Pariri Lema Bariri.

loading...

LEAVE A REPLY