JALAN LINGKAR UTARA ALAS TUNGGU KONTRAK

0
37
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tim teknis dari Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB sejak September lalu telah tuntas melaksanakan kegiatan pengukuran secara intensif atas areal lahan tanah yang terkena dampak bagi pembangunan jalan lingkar utara Kecamatan Alas Sumbawa, dengan daftar nominatif dan peta bidang hasil pengukuran dan inventarisasi yang telah dilakukan akan diserahkan kepada Lembaga Penilai Independen (Appraisal) pemenang tender yang ditunjuk Pemda Sumbawa yakni KJPP SIH Wiryadi dan Rekan yang akan melakukan penandatanganan minggu depan, ungkap Kabag Pertanahan Setda Sumbawa Abdul Haris S.Sos didampingi Kasubag Pengadaan Tanah Surbini SE MM dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB Minggu (04/11) kemarin.
Menurut Haris akrab Kabag Pertanahan ini disapa, terkait dengan rencana pembangunan jalan lingkar utara di Kecamatan Alas itu sejauh ini telah melewati dua fase tahapan kegiatan perencanaan dan persiapannya termasuk didalamnya soal fisibility study dinilai sudah tak ada masalah, sehingga saat ini tinggal melaksanakan dua tahapan lanjutan bagi kegiatan pelaksanaan dan penyerahan hasil, dengan tahapan pengukuran atas sejumlah lahan tanah milik warga masyarakat yang terkena dampak bagi rencana pembangunan jalan lingkar utara Alas dimaksud telah tuntas dilaksanakan dengan baik tanpa adanya kendala dilapangan oleh tim teknis dari Kanwil BPN Provinsi NTB, karena sebelumnya telah dilakukan kegiatan sosialisasi kepada warga masyarakat setempat, tukasnya
Daftar nominatif dan peta bidang hasil pengukuran dan inventarisasi yang telah dilakukan oleh Kanwil BPN-NTB selanjutnya diserahkan kepada Pemda Sumbawa untuk diumumkan secara terbuka dimedia massa sambung Kasubag Pengadaan Tanah Surbini SE MM, dengan hasil pemenang tender Appraisal yang telah ditetapkan oleh Pokja 7 ULPBJ Pemda Sumbawa akan ditetapkan pula oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB selaku ketua panitia pengadaan tanah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala BPN Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengadaan tanah.
Menurut Surbini, terkait dengan penandatanganan kontrak bagi Appraisal direncanakan minggu depan, sehingga Appraisal dapat bekerja selama 30 hari sehingga hasilnya sudah dapat diterima pada awal Desember mendatang, dengan pembayaran ganti rugi lahan tanah milik warga masyarakat (yang berhak) direncanakan paling lambat pertengahan Desember 2018, dan sesuai dengan hasil fisibiity study (FS) pembangunan jalan lingkar utara Kecamatan Alas sepanjang 5,29 Km dimulai dari titik depan SMK Kelautan Labuan Alas Kecamatan Alas melingkar ke utara tembus hingga kesamping taman putri Balqis yang berada di Desa Gontar Kecamatan Alas, dengan jumlah areal lahan tanah yang terkena dampak bagi pembangunan jalan tersebut diperkirakan sebanyak 113 bidang milik warga masyarakat setempat sekitar 90 orang, dengan jumlah ganti kerugiannya yang layak dan adil sebagaimana diatur didalam ketentuan UU No 2 Tahun 2012.
“Jumlah dana ganti kerugiannya sendiri oleh Pemda Sumbawa dialokasikan mencapai sekitar Rp 14 Miliar baik melalui APB-Perubahan Sumbawa tahun 2018 senilai Rp 6 Miliar dan sisanya sebesar Rp 8 Miliar diusulkan melalui APBD murni tahun 2019, dimana pembayaran ganti rugi lahan tanah yang terkena dampak pembangunan jalan lingkar utara Kecamatan Alas itu tentunya berdasarkan hasil perhitungan Appraisal, dan alokasi anggaran yang ada itu bisa saja lebih dan bisa saja kurang, kalau terjadi kekurangan tentu Pemda Sumbawa akan mengalokasikan kekurangannya, dengan rencana pembayaran ganti rugi kepada yang berhak paling lambat pertengahan Desember 2018 mendatang,” pungkas Surbini SE MM.

loading...

LEAVE A REPLY