Arpusda Tetapkan Pemenang Lomba Penulisan Sejarah Daerah, 2018

0
63
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah melalui proses penilaian yang cukup panjang, akhirnya Dewan Juri Lomba Penulisan Sejarah Daerah tahun 2018 yang digelar oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumbawa menetapkan pemenang lomba tersebut.
Adapun pemenang Lomba tersebut meliputi, Ridho Fisabilillah (Mahasiswa UTS) dengan judul karya, ‘Pemimpin Yang Tidak Melawan Arus’ (Sejarah Pemikiran Sultan Kaharuddin III 1931-1958) sebagai juara I, kemudian Rai Saputra dengan karya berjudul, ‘Gerakan Pendidikan Yang Diusung Tokoh Nahdatul Oelama (NO) Era Pertengahan Abad ke-19 di Tana Samawa’ sebagai pemenang kedua, Kodrat Hidayat dengan karya, ‘Empang Di Masa Pemerintahan Lalu Mangandar Alam Desa Radan Tampa (1020-1931) sebagai pemenang ketiga, Jumianti Diana dengan karya ‘Perempuan Tamang di Sumbawa’ sebagai pemenang keempat, Habib Sulismahendra Dkk, dengan karya, Keris Dea Malela (Nafas Perjuangan Ismail Dea Malela dari Abad ke-17 hingga sekarang) sebagai pememang kelima dan M Hendra Mayori Dkk, dengan karya, Singa Podium Dari Sumbawa, Satidjem (1928-2018) sebagai pemenang keenam).
Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumbawa, Ir Mustafa, kepada Gaung NTB menyampaikan bahwa penentuan pemenang lomba yakni melalui dua tahap penilaian yang ketat yaitu penilaian naskah peserta yang masuk untuk menentukan nominator calon pemenang, kemudian dilanjutkan dengan tahap atau sesi wawanacara dengan para nominator  untuk memverifikasi sumber atau data referensi yang dipakai untuk bahan menulis naskah, selanjtnya Dewan Juri menetapkan pemenang lomba.
Selanjutnya penyerahan hadiah pemenang lomba jelas Mustafa, akan dilaksanakan pada upacara memperingati Hari Pahlawan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa.
Kegiatan Lomba Penulisan Sejarah Daerah ini jelasnya, akan tetap dilaksanakan pada pada tahun-tahun mendatang, sebagai upaya untuk memperkaya khasanah  dan referensi sejarah dan naskah sumber arsip daerah.
Selanjutnya naskah pemenang lomba ini menurut Mustafa, akan dicetak  menjadi buku pada tahun ini, dan akan dibagikan kepada lembaga pendidikan dan perpustakaan yang ada di daerah ini.
Sebelumnya jelas Mustafa, jumlah keseluruhan naskah peserta yang masuk ke panitia berjumlah 16 naskah, lebih sedikit dari tahun lalu yang berjumlah 22 naskah. Berkurangnnya peserta pada tahun ini menurutnya, disebabkan karena rentang waktu pelakasanaan lomba bersamaan waktunya dengan rentetan kejadian gempa beberapa waktu yang lalu.

loading...

LEAVE A REPLY