PELAKU PENGANIAYAAN BERAT DIVONIS 3 TAHUN PENJARA

0
41
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Seorang lelaki tani berinitial Snd (39) alias Egi asal Batu Alang Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Sumbawa pekan kemarin dijatuhi vonis pidana selama 3 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumbawa Besar diketuai Dwiyantoro SH dengan hakim anggota Luki Eko Adrianto SH MH dan I Gusti Lanang Indra Pandhita SH MH didampingi Panitera Pengganti M Deni Supriyono SH, karena dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam pasal 354 ayat (1) KUHP dan UU No 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan, dengan barang bukti sebilah parang panjang 55 Cm bergagang kayu dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan.
Hakim dalam amar putusan pidananya sangat sependapat dengan dakwaan/tuntutan pidana yang diajukan oleh tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa (Jaksa Nurmansyah SH) tentang perbuatan tindak pidana berat mengakibatkan orang lain (saksi korban Rahmad Hidayat alias Eben) mengalami cacat seumur hidup sesuai dengan Visum Et Refertum yang dibuat dokter Rumah Sakit H Lalu Manambai Abdulkadir, dengan memperhatikan fakta yang terungkap dipersidangan dari keterangan sejumlah saksi terkait khususnya saksi korban, keterangan terdakwa dan sejumlah barang bukti yang diajukan, maka perbuatan tindak pidana yang dilakukan terdakwa telah terbukti adanya terjadi pada hari Sabtu 28 Mei 2018 lalu sekitar pukul 16.00 Wita bertempat di TKP depan rumah korban yang berada di Batu Alang Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Sumbawa, berawal dari kehilangan ternak milik korban dengan menanyakan terdakwa tetapi terdakwa merasa tersinggung dan tidak dapat menerimanya apalagi masalahnya dilaporkan ke Polisi, hingga peristiwa tragis itupun terjadi dan tak dapat terelakkan menyusul tebasan sebilah parang terdakwa kearah tubuh korban hingga mengenai siku kanan, pergelangan tangan kiri dan paha kanan korban dan kini korban harus menanggung cacat seumur hidup.
Mengingat unsur barang siapa, unsur dengan sengaja dan unsur melukai berat orang lain telah terbukti sebagaimana diatur dalam Pasal 354 ayat (1) KUHP, maka majelis hakim dengan mempertimbangkan keadaan yang memberatkan perbuatan terdakwa telah membuat saksi korban mengalami cacat permanen dan keadaan yang meringankan terdakwa tidak pernah dihukum dan menyesali perbuatannya, maka hakimpun menjatuhkan vonis pidana selama 3 tahun penjara potong tahanan (Conform) dengan tuntutan pidana yang telah diajukan sebelumnya oleh tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa, sehingga Jaksa menyatakan menerima begitu pula terdakwa harus pasrah menerima kenyataan pahit tersebut.

loading...

LEAVE A REPLY