Dermaga Labuhan Lalar Resmi Beroperasi

0
130
loading...
loading...

Taliwang, Gaung NTB
Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya Pelabuhan Labuhan Lalar resmi beroperasi, Selasa (09/10).
Operasional dermaga tersebut ditandai dengan aktifitas bongkar muat batu bara guna keperluan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tambora, yang berlokasi di Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang. “Kita ditunjuk sebagai operator bongkar muat sebagaimana spesifikasi kelayakan perusahaan kami. Ini tindak lanjut dari kebijakan bapak bupati untuk segera mengoperasional pelabuhan tadi,” kata Direktur PT. Multi Kargo Indonesia (MKI), Muhammad Saleh.
PT MKI dipercaya oleh vendor PT. Bhanda Graha Reksa (BGR) anak perusahaan BUMN yang menjadi mitra utama Perusahaan Listrik Negara (PLN). Aktifitas bongkar muat batu bara ini berlangsung lancar setelah perusahaan bongkar muat melibatkan Organisasi Angkutan Darat (Organda) pemerintah desa Lalar, masyarakat, serta sejumlah kepala desa lainnya di Kertasari. “Kita harap ini berjalan lancar dan aman dulu. Secara tehnis, bongkar muat tidak menemui kendala berarti, sebab operator telah menyediakan Rampdoor atau jembatan penghubung antara dermaga dengan tongkang,” ujarnya..
Ketua Organda Sumbawa Barat, Yames WP menegaskan, Organda telah memobilisasi anggota untuk mendukung kegiatan bongkar muat ini.
Organda sangat mendukung beroperasinya aktifitas dermaga ini, agar bisa menggerakkan ekonomi serta menyumbangkan retribusi bagi daerah. “Kita berterimakasih atas upaya yang dilakukan pemerintah daerah. Beroperasinya pelabuhan ini menjadi titik awal bergeraknya usaha transportasi dan angkutan di Sumbawa Barat,” tandasnya.
PT. MKI sendiri adalah satu satu perusahaan lokal yang memiliki izin sebagai operator bongkar muat. Perusahaan berbasis di Sumbawa Barat itu, menjadi perusahaan pertama yang kini menangani bongkar muat Batu Bara di Pelabuhan Lalar.
Setidaknya, ada 2500 ton volume Batu Bara di bongkar muat melalui pelabuhan ini. Diperkirakan hampir 20.000 ton kebutuhan batu bara pertahunnya.

loading...

LEAVE A REPLY