Simpan Sabu Sabu Di Lubang Anus Polisi KSB Ungkap Narkoba Jaringan Trans Nasional

0
50
loading...
loading...

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Aparat kepolisian berhasil meringkus SA (44), warga Tanjung Baru Kecamatan Sekupang, Kota Batam Provinsi Riau. Jaringan narkoba trans nasional ini, ditangkap Satuan Narkoba Polres Sumbawa Barat, bersama seorang rekannya SB (22), warga Desa Terusa Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Keduanya ditangkap di pelabuhan Polsek KP3 Poto Tano, Kamis (11/01).
Saat ditangkat petugas, SA kedapatan membawa 2 ons Narkoba jenis Satu Sabu, dalam tiga bungkus padat. Pelaku memang telah diintai oleh petugas sejak beberapa hari yang lalu. Jaringan antar provinsi dan antar negara ini dilaporkan berulang kali keluar masuk Malaysia melalui Batam.
Sementara SB, diketahui merpakan jaringan narkotika trans nasional yang biasa menggunakan bandara dan pelabuhan, untuk membawa barang haram tersebut.
Untuk diketahui, SA ketika ditangkap menyimpan Sabu Sabu di dalam lubang anus. Barang haram ini berhasil dipaksa dikeluarkan polisi dari lubang anusnya. Setelah itu, polisi meminta dokter dan paramedis melakukan pemeriksaan kesehatan. “Penangkapan dilakukan setelah pendalaman informasi masyarakat. Polisi masih mengembangkan barang bukti dan keterangan tersangka, untuk mencari bandar atau jaringan distribusi Narkoba di Pulau Sumbawa,” ungkap, Kepala Kabag Ops Polres Sumbawa Barat, Kompol Edy Susanto SSos, didampingi Kasat Narkoba, IPTU Mulyadi SSos, dan Kapolsek KP3 IPTU Fredik Non.
Selain Sabu Sabu, polisi menyita uang tunai Rp 3.872.000, tas ransel dan sejumlah telfon genggam.
Informasi yang dihimpun Gaung NTB, di Poto Tano, menyebutkan SA ditangkap sesaat setelah turun dari kapal penyeberangan dari Kayangan menuju Poto Tano sekitar pukul, 03.30 Wita. Polisi langsung menggeledah keduanya, dan menemukan 2 bungkus sabu sabu seberat 2 ons di lubang anus.
Polisi menduga menyembunyikan bungkus Sabu padat di lubang anus, adalah modus tersangka untuk menghilangkan barang bukti. Namun polisi tidak kehilangan akal, hingga menggeledah seluruh tubuh tersangka.
Laporan tingginya kasus narkoba di Sumbawa Barat, menjadi fenomena menarik. Sebagai daerah perlintasan dan pintu masuk, KSB menjadi sasaran empuk jaringan narkoba dari luar.
Disamping itu, sebagai penjaga perbatasan dan pintu masuk Pulau Sumbawa, beban kepolisian setempat menjadi berlipat lipat. Jaringan Malaysia dan Batam, kerap disebut-sebut menghubungkan distribusi narkoba ke Pulau Sumbawa dan Lombok.
Besarnya barang bukti dari penangkapan SA menjadi pertanda bahwa distribusi narkoba ke wilayah ini cukup besar. Nampaknya, kondisi ini perlu di respon serius Kapolda NTB, untuk membentuk tim khusus kejahatan narkoba di Pulau Sumbawa.

loading...

LEAVE A REPLY