Siapkan Coklit Serentak, KPU Sumbawa Gelar Apel Siaga Coklit PPDP

0
1123
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Menjelang kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) pemutahiran data pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 ini yang akan dimulai hari ini (Sabtu, 20/01), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa menggelar Apel Siaga Coklit PPDP Serentak di Kabupaten Sumbawa.
Apel Siaga Serentak di Kabupaten Sumbawa tersebut berlangsung di 4 lokasi utama, yakni di Kecamatan Tarano yang bergabung dengan Kecamatan Empang, kemudian di Kecamatan Plampang yang bergabung dengan Kecamatan Maronge, dan Kecamatan Labangka, selanjutnya dipusatkan di Kecamatan Sumbawa yang bergabung dengan Kecamatan Lape, Lopok, Lantun, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Moyo Utara, Labuhan Badas, Untir Iwis dan Kecamatan Sumbawa. kemudian dipusatkan di Kecamatan Buer, yang bergabung dengan Kecamatan Utan, Rhee, Alas dan Alas Barat. Sementara untuk Kecamatan Lunyuk, Ropang, Orong Telu dan Kecamatan Batulanteh dipusatkan di masing-masing kecamatan dengan pertimbangan geografis dan kondisi cuaca sehingga tidak mungkin bergabung dengan kecamatan lain.
Ketua KPU Sumbawa Syukri Rahmat SAg, dalam arahannya pada Apel Siaga Coklit yang berlangsung di Halaman Kantor KPU Sumbawa, Jum’at (19/01) menyampaikan, bahwa kegiatan Apel Siaga Coklit tersebut merupakan tanda akan dilaksanakan kegiatan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018, khususnya pemutahiran data pemilih yang akan dimulai tanggal 20 Januari hingga 18 Februari 2018.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota yang selanjutnya disebut Pemilihan, jelas Syukri, adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di wilayah provinsi dan kabupaten/kota untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota secara langsung dan demokratis, yang dilaksanakan secara serentak.
Dalam tahun 2018 jelasnya, ada 171 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak, termasuk didalamnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018. Dengan harapan hadirnya sebuah proses pemilihan yang berkualitas dan hasilnya dapat diterima oleh semua fihak dan menghasilkan pemimpin yang amanah, yang dapat menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat menjadi dambaan kita semua, terlebih-lebih KPU, yang diberi tugas dan wewenang melaksanakan seluruh tahapan Pilkada, berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan pilkada dengan sebaik-baiknya.
Dari seluruh tahapan-tahapan Pilkada yang harus dilaksanakan, jelas Komisioner enejik itu, tahapan yang sangat penting dan strategis adalah pemutakhiran data pemilih.
“Keberhasilan Pemutakhiran Daftar Pemilih menentukan kualitas tahapan selanjutnya, mulai dari jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), jumlah kebutuhan logistik, sosialiasi Pemilihan, Kampanye dan tahapan pemungutan dan penghitungan suara, jika tahapan pemutkahiran Daftar Pemilih bermasalah maka dapat dipastikan tahapan selanjutnya akan terganggu,” paparnya.
Oleh karena itu, melalui mementum Apel Siaga tersebut, Syukri, menyampaikan kepada seluruh PPK, PPS dan PPDP agar betul-betul berkomitmen melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Ada amanat negara, tugas muliya yang kita emban hari, oleh karena diharapkan agar betul-betul bekerja secara profesional,” pintanya.
Selain itu Syukri, juga mengingatkan kepada kepada PPDP yang sebagian besar aktifis dunia maya (aktifis FB) agar mulai hari ini segera mengupdate status, dengan pernyataan “Coklit” atau status lainnya yang berkaitan dengan kegiatan Coklit.
Sehingga masyarakat mengetahui bahwa sekarang ini KPU Sumbawa sedang melakukan kegiatan Coklit, dan masyarakat dapat mempersiapkan diri menyambut petugas.
Selanjutnya disampaikan, untuk lebih menggemakan pelaksanaan tahapan pemutakhiran daftar Pemilih, dengan harapan masyarakat terlibat aktif dalam pelaksanaan tahapan pemilihan, KPU meluncurkan gerakan Coklit terhadap data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) secara serentak di daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2018, pada tanggal 20 Januari 2018, yang selanjutya sampai dengan tanggal 18 februari 2018 akan melaksankan kegiatan Pencocokan dan penilitian (Coklit) hingga diperoleh keyakinan bahwa seluruh masyarakat yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar sebagai Pemilih.
Gerakan Coklit serentak tersebut ujarnya, sebagai upaya KPU dalam menyusun daftar pemilih yang akurat pada pelaksanaan Pilkada 2018, hingga nantinya dijadikan dasar daftar pemilih sementara untuk Pileg dan Pilpres 2019.
Selain itu Ketua KPU Sumbawa, juga mengingatkan agar seluruh petugas menjaga integritas, yang dimaksud dengan integritas yakni petugas harus menjaga kejujuran, profesional dan menjaga amanah dalam menjalankan tugas.
“Jangan pernah coba-coba bermain-main, jangan meng-like status calon manapun, jangan memberikan komentar, apalagi sampai Selfi dengan calon, itu tidak boleh,” katanya mengingatnya.
Terkait dengan tugas yang dilaksanakan di lapangan, diingatkan agar PPDP ini segera berkoodinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan pihak terkait lainnya, untuk kelancaran dalam melaksanakan tugas.

loading...

LEAVE A REPLY