SEJUMLAH OKNUM DAN PEJABAT PEMDA DIPANGIL JAKSA *Terkait Isue Aliran Dana Senilai Rp 1,4 Miliar.

0
72
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dua orang petinggi PT Tiba Papua terdiri dari Mahdan (Direktur) dan Erick (Humas/Tim Advokasi) reknan kontraktor pelaksana dari proyek pembangunan pasar Brang Bara Senin lalu telah diperiksa dan diambil keterangannya oleh tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa terkait dengan serangkaian pengusutan dan penyelidikan intensif terhadap adanya isue guliran dana senilai Rp 1,4 Miliar dari proyek pasar Brang Bara itu kepada sejumlah oknum dan kalangan pejabat tertentu didaerah ini termasuk isue menerpa TP4D dan membawa nama Bupati Sumbawa didalamnya, melalui kegiatan pengumpulan data serta pengumpulan bukti dan keterangan (Puldata dan Pulbuket) akan tyerus berlanjut dan bahkan dijadualkan mulai Senin (15/01) mendatang sejumlah oknum dan kalangan pejabat tertentu dipanggil Jaksa.
Kasi Intel Kejari Sumbawa Jaksa Erwin Indrapraja SH MH didampingi Kasi Pidsus Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH dalam keterangan Pers kepada Gaung NTB dirunag kerjanya Kamis siang (11/01) kemarin, membenarkan kalau pengusutan lebih lanjut akan terus dilakukan melalui penajaman dan pendalaman lidik Puldata dan Pulbuket atas kasus isue adanya aliran dana yang mengalir senilai Rp 1,4 Miliar dari proyek pasar Brang Bara Sumbawa itu, yang katanya mengalir dan dibagi-bagikan kepada sejumlah oknum dan kalangan pejabat tertentu sebagaimana beredar via medsos, dimana setelah tim Jaksa Penyidik melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan kepada dua orang petinggi PT Tiba Papua, maka mulai Senin depan kembali dilanjutkan action penyelidikan dengan rencana melakukan pemanggilan dan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah oknum dan kalangan pejabat tertentu agar permasalahannya daat diketahui dengan jelas dan terang benderang, terutama untuk mengungkap siapa dalang dibalik penyebar isue aliran dana dimaksud.
Namun, siapa saja oknum dan kalangan pejabat Pemda Sumbawa yang akan dipanggil dan diperiksa berikutnya, Jaksa Erwin tidak mau menyebutnya dan lihat saja nanti, yang jelas ada sejumlah oknum swasta maupun oknum pejabat Pemda yang akan dipanggil, diperiksa dan dimintai keterangan seputar isue aliran dana dimaksud, karena itu kepada sejumlah kalangan yang mengetahui ataupun memiliki data terkait persoalan isue tersebut kalau bisa disampaikan kepada kami, sehingga pelaku ataupun dalang dari penyebar isue itu dapat dengan segera terungkap, tukasnya.
“Yang jelas, kami tidak akan diam tetapi akan telusuri terus terutama bagi para pihak ataupun masyarakat yang mengetahui soal isue aliran dana Rp 1,4 Miliar itu, terutama pihak-pihak atau orang yang menyebarkan ataupun yang mengetahui diminta untuk dapat memberikan informasi yang sebenar-benarnya jangan menutup-nutupinya dan hanya bilang di medsos aja tetapi buktikan ini orangnya, agar masalahnya dapat menjadi jelas.” Pungkas Jaksa Erwin.

loading...

LEAVE A REPLY