Bupati KSB Minta Pegawai Lingkup Pemda Tingkatkan Kedisiplinan

0
942
loading...
loading...

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Karyawan dan karyawati Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), harus memanfaatkan kebijakan absensi untuk meningkatkan kedisiplinan. Jangan menganggapnya sebagai menghambat atau sesuatu yang percuma.
Termasuk kebijakan absen di masjid, baik saat sholat Dzuhur dan Ashar. ASN harus komitmen dan istikomah memperbaiki kedisiplinan untuk peningkatan kinerja. “Mesin Absen yang banyak dipasang adalah untuk melatih kedisiplinan yang berdampak pada penghasilan. Juga untuk menyongsong pemerintahan yang serba elektronik. Mulai dari perencanaan atau e-planing, penganggaran atau e-budgeting, e-kinerja dan proses pengadaan barang/jasa,” kata Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), DR Ir H Musyafirin MM, di sela-sela pelaksanaan Upacara Syukur Pertama Tahun 2018, Jum`at (19/01).
Kepada ASN, Bupati menghimbau agar yang masih muda dan belum sarjana untuk bisa melanjutkan pendidikannya.
Sebab, untuk mendukung karir ke depan, sesuai Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017, untuk menjadi pejabat eselon III, salah satu persyaratnnya adalah sarjana. Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi pejabat eselon III yang tidak sarjana.
Lebih lanjut Bupati, mengatakan kewajiban rutin di awal tahun dalam pelaksanaan pemerintahan, adalah secara pararel melaksanakan beberapa proses pemerintahan sekaligus, yakni menyusun laporan penyelenggaraan pemerintahan termasuk laporan keuangan dan laporann lainnya untuk pertanggung jawaban tahun 2017.
Termasuk menyediakan dokumen untuk pemeriksa eksternal, yakni BPK RI. Kemudian melaksanakan program kegiatan yang telah direncanakan.
Kegiatan-kegiatan yang telah disusun harus dilaksanakan segera, dan tidak menunda-nunda apalagi hingga akhir tahun. Ketiga, semua OPD untuk menyusun rencana menghadapi APBD Perubahan 2019.
Terlebih untuk Bappeda harus segera menyusun rencana pembangun tahun 2019 mendatang. ‘’Ini harus dilaksanakan simultan. Mari kita bekerja cepat untuk mewujudkan visi daerah,” ajak Bupati.
Bahkan Bupati mengajak peserta Upacara Syukur, untuk bersyukur, karena di musim penghujan ini, tidak terjadi musibah banjir yang menghawatirkan seperti tahun sebelumnya.
Jika pun ada, namun tidak menimbulkan korban jiwa dan kerugian yang besar. BPBD pun diminta siap dan membangun kerjasama dengan seluruh pihak.
Kerjasama dengan TNI, Polri dan pihak lainnya. Namun harapan bersama tentu tidak terjadi musibah di Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut juga Bupati menekankan Kepada Camat, Kepala Desa/Lurah dan seluruh ASN untuk menjaga kondusifitas.
Terlebih karena saat ini sedang berjalan proses rekruitmen tenaga kerja PT. Macmahon untuk proyek Batu Hijau. Perekrutan dilakukan oleh tim bersama yang di dalamnya juga ada unsur  Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Upaya ini untuk mengawal dan memastikan dari 826 tenaga yang dibutuhkan, minimal 50 atau 60% yang diserap nantinya adalah putra putri KSB. “Jika ada isu terdapat desa dapat jatah ini dan itu, tolong jangan dihiraukan, karena itu tidak benar. Semua transparan, karena seleksi juga melibatkan tim Universitas Gajah Mada,” tegas Bupati.
Sebelum Upacara Syukur ke-1 KSB Tahun 2018 dimulai, Bupati terlebih dahulu menyerahkan santunan purna tugas kepada empat ASN.
Kemudian menyerahkan klaim asuransi nelayan dari PT. Jasindo atas meninggalnya lima nelayan kepada ahliwarisnya. Selanjutnya pelepasan empat pelajar KSB atlet karate. Keempatnya akan berlaga di ajang ‘’5th Adidas International Karate Championship’’ di Manila, Filipina pada Tanggal 24- 28 Januari 2018. Terakhir adalah launching tiga unit bus sekolah pengadaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga KSB.
Launching bus berwarna merah putih yang akan menjemput dan mengantar siswa-siswi ini, ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan bus yang mengangkut siswa-siswi.

loading...

LEAVE A REPLY