Prodi Bahasa Indonesia UNSA Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

0
162
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Melihat rendahnya mutu pendidikan tanah air dan minimnya kemampuan peserta didik di Kabupaten Sumbawa, Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Samawa (UNSA) akan menggelar Kuliah Umum dengan Tema Disleksia Mengenali Potensi Peserta Didik yang dilanjutkan dengan membedah Novel Bedak Dalam Pasir karya Sule Subawe, hal itu disampaikan Ketua Program Studi (Kaprodi) PBSI Juanda, S.S, M.Pd ketika ditemui Gaung NTB di ruang kerjanya. Rabu, (22/11).
Juanda menyampaikan, kuliah umum ini akan disampaikan oleh dosen Universitas Ahmad Dahlan, Dr Hadi Suyono, S.Psi, M.Si. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bedah buku bersama Sule Subawe, yang akan dilaksanaknan di Aula Lantai 2 Rektorat UNSA. Sabtu, (25/11).
Juanda juga menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan karena setiap peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda, mempunyai kesulitan belajar memahami bahan bacaan, dan kemampuan berbeda.
Untuk diketahui kata Juanda, disleksia ini harus dikenali pendidik, guru, dosen, maupun orang tua. Supaya dapat mengarahkan anak didik mereka menjadi lebih baik.
Dicontohkannya, dalam pembelajaran ada seorang anak yang sulit menerima materi, susah konsentrasi selalu melamun, dan ketika temannya mengerjakan tugas dia tidak bisa mengerjakan, masalah yang seperti ini harus ditangani dengan tepat. Ketika tidak ditangani dengan tepat mereka tidak akan tahu siapa dirinya, potensi apa yang dimiliki. Karena penting sekali mengenali potensi peserta didik dari dini, bahkan ketika anak-anak mereka sudah tahu potensi apa yang miliki yang akan dikembangkan.
Yang harus digaris bawahi lanjut Juanda, disleksia bukan masalah yang harus ditangani secara khusus dan cara menanganinya harus dibimbing dan diarahkan mereka ke potensi mana yang tepat sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

loading...

LEAVE A REPLY