32 Depot Air Isi Ulang di Sumbawa Ilegal

0
107
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sebanyak 32 Depot Air Isi Ulang di Kabupaten Sumbawa tidak memiliki ijin pengelolaan dan ijin BPOM, hal ini terungkap pada saat Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Propinsi NTB dan Aparat Kepolisian, melakukan sidak terhadap pengusaha depot air isi ulang di Kabupaten Sumbawa.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Naziruddin, M.Si, ketika ditemui Gaung NTB, di ruang kerjanya Jum’at, (22/12), menyampaikan 32 Depot tersebut akan diberikan pembinaan terkait pengurusan izin usaha, pengelolaan air yang memenuhi standar, dan penggunaan alat yang memenuhi syarat dalam mproduksi air isi ulang.
Untuk diketahui kata H. Naziruddin, kegiatan tersebut dilakukan karena dikhawatirkan dengan beredarnya air isi ulang yang tidak berizin tersebut dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang berakibat fatat bagi masyarakat penggunanya.
Menurutnya, Depot Air Isi Ulang yang tidak berizin tersebut merupakan salah satu bentuk Unit Usaha Mikro Menengah (UMKM) yang tidak boleh dihentikan dan harus berikan bimbingan baik itu bimbingan teknis maupun administratif.
Terkait izin usaha tersebut menurntya diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTST), sementara pihaknya memberikan rekomendasi terkait usaha tersebut memenuhi syarat atau perlu dibenahi sebelum dikeluarkan izin usaha tersebut dan pengurusan izin tidak dipungut biaya.
“Bagi depot air isi ulang yang belum memiliki izin usaha agar segera mengurus izin, apabila tidak mengurus izin dan sudah 3 kali diberikan surat peringatan, BPOM dapat mempublikasikan usaha-usaha makanan atau minuman yang tidak memiliki izin,” demikian H Naziruddin.

loading...

LEAVE A REPLY