SEORANG WANITA AMERIKA DI DEPORTASI IMIGRASI *Salahgunakan Visa Kunjungan di KSB

0
173
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah berhasil melakukan deportasi terhadap WNA asal Malaysia kelahiran Selangor bernama Alia Ilham (22) Senin (13/11) lalu melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar via Bandara International Lombok, maka Sabtu (18/11) kemarin giliran WNA asal Illinois USA (Amerika) bernama Rachel Lynn (30) dideportasi oleh Imigrasi Sumbawa melalui Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, karena kedua WNA tersebut dinilai melanggar UU Keimigrasian dengan menyalahi penggunaan visa kunjungan dan dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban umum diwilayah hukum Sumbawa dan KSB, ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas II-A Sumbawa Andy Cahyo Bayuadi dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB melalui jaringan telepon seluler seusai deportasi WNA asal Amerika itu Sabtu kemarin.
Menurut Andy Cahyo Bayuadi, Imigrasi Sumbawa harus mengambil tindakan tegas melakukan deportasi terhadap kedua orang WNA asal Malaysia kelahiran Selangor Alia Ilham (22) dan WNA asal Illinois USA (Amerika) Rachel Lynn (30) itu dengan melakukan pemulangan kenegaranya masing-masing, karena kedua WNA tersebut dinilai melanggar UU tentang Keimigrasian, apalagi keberadaannya dikhawatirkan akan menganggu ketertiban umum, dimana kegiatan deportasi dilakukan secara bertahap Senin lalu WNA Malaysia itu dikawal khusus oleh petugas Imigrasi menuju Bandara International Lombok langsung diterbangkan ke Malaysia, sedangkan khusus untuk wanita WNA Amerika itu dengan mendapat pengawalan ketat dua orang petugas Imigrasi dilakukan deportasi pada Sabtu malam Minggu langsung diterbangkan menuju Amerika Serikat melalui Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, tukasnya.
Bagaimana keberadaan kedua WNA Malaysia dan Amerika tersebut berada diwilayah hukum NKRI baik itu di Kabupaten Sumbawa maupun KSB, secara terpisah Kasi Pengawasan dan Keimigasian (Wasdakin) Imigrasi Sumbawa Yusriansyah kepada Gaung NTB menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh pekan lalu WNA Malaysia itu Alia Ilham (22) diketahui berada di Kecamatan Plampang Sumbawa bersama istrinya warga setempat, dimana keberadaannya di Plampang dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban umum, dimana hal ini diketahui pihak Kepolisian setelah mendapatkan laporan dari warga masyarakat, sehingga pemeriksaan secara intensifpun dilakukan sekaligus mengeluarkan rekomendasi agar yang bersangkutan dapat dilakukan deportasi.
Sementara WNA Amerika Rachel Lynn (30) itu sendiri diketahui keberadaannya di Kelurahan Bugis Kecamatan Taliwang KSB dengan menggunakan visa kunjungan justru tertangkap tangan sedang melakukan aktivitas mengajar pada sebuah lembaga kursus pendidikan Bahasa Inggeris (les privat) 3 Nopember 2017, sehingga tanpa ampun yang bersangkutan dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan intensif, dengan pelanggaran Keimigrasian yang dilakukan oleh kedua WNA tersebut, yakni dikenai dengan pelanggaran Pasal 75 UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian bahwa orang asing yang dianggap dapat mengganggu ketertiban umum wajib dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa pendeportasian dan namanya dimasukkan dalam daftar Cekal, tukas Yusriansyah.

loading...

LEAVE A REPLY