MANTAN KADES JM DITERBANGKAN DENGAN PENGAWALAN KETAT

0
150
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Mantan Kades Pamanto Kecamatan Empang oknum JM (56) tersangka utama atas kasus dugaan tindak pidana penyimpangan dalam pengelolaan, penggunaan dan pemanfaatan dana desa (ADD) Desa Pamanto Kecamatan Empang Sumbawa tahun anggaran 2015/2016 lalu, yang diduga mengalami kerugian negara mencapai sekitar Rp 1,3 Miliar, Senin pagi (23/10) kemarin diterbangkan menuju Mataram dengan mendapatkan pengawalan ketat sejumlah Jaksa, menyusul pelimpahan berkas perkara yang telah dinyatakan lengkap dilimpahkan penanganan persidangannya ke Pengadilan Tipikor Mataram.
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Senin kemarin, menjelaskan kalau tersangka korupsi dana ADD yang melibatkan oknum JM mantan Kades Pamanto Kecamatan Empang Sumbawa itu Senin pagi sekitar pukul 07.00 Wita dengan menggunakan pesawat Wings Air telah diterbanhkan dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar menuju Bandara International Lombok (BIL) yang dikawal khusus dua orang Jaksa dan seorang petugas pengawal tahanan menuju Mataram serangkaian dengan pengalihan dan pemindahan penahanan tersangka dari Rutan Lapas Sumbawa menuju Rutan Lapas Mataram, seiring dengan pelimpahan berkas perkaranya dalam keadaan lengkap diserahkan dan dilimpahkan tim JPU Kejari Sumbawa ke Pengadilan Tipikor Mataram.
Sekitar pukul 08.30 Wita tersangka yang mengenakan jaket kulit warna hitam berkacamata ini diboyong dan tiba di Rutan Lapas Mataram langsung dilakukan prosesi penyerahan tahanan kepada pihak Lapas Mataram ditandai dengan penandatanganan Berita Acara, untuk selanjutnya tim JPU Kejari Sumbawa diwakili Jaksa Cyrilus Iwan Santosa Rumangkang SH dan Fajrin Irwan Nurmansyah SH melakukan pelimpahan berkas perkara kasus ADD Pamanto Empang itu ke Pengadilan Tikipor Mataram untuk disidangkan dan diadili sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, dimana oknum JM sendiri secara otomatis kini beralih penahanannya menjadi tahanan hakim Tipikor.
“Dengan telah dilimpahkan berkas perkara tersangka/terdakwa JM mantan Kades Pamanto Empang tersebut, maka tim JPU tinggal menunggu jadual persidangan dan penunjukan hakim Tipikor yang menangani kasus ADD tersebut, dimana tim Jaksa telah menyiapkan sejumlah saksi terkait untuk dapat diajukan pada sidang selanjutnya,” pungkas Jaksa Raka.

loading...

LEAVE A REPLY