SDIT Insan Qurani Gelar Lomba Mewarnai Kaligrafi

0
124
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Qurani bersama TPQ An-Nur gelar lomba mewarnai kaligrafi dengan tema aku cinta ramadhan. Berlangsung di Masjid Nurul Huda belum lama ini sukses dengan suasana kekeluargaan dan keakraban antara guru, peserta dan para orangtua.
Diikuti oleh 120 peserta dari TK dan Paud, tiba diakhir acara pemenang lomba dibacakan juga. Untuk juara 1 berhasil direbut oleh Olivia TK NURI, juara II Nayla Qarirah TKIT Anak Shalih, juara III Aulia PAUD Siti Khadijah, Harapan 1 Atira TKIT Anak shlih, harapan II Alif Maulana RA Bustanul Jannah dan harapan 3 adalah Farah Humaira RA Almuhajirin.
Para pemenang masing-masing mendapatkan uang tunai, Piala, Piagam dan bingkisan dari panitia. Serta ada 30 Juara harapan masing-masing mendapatkan uang tunai, piagam dan bingkisan dengan total hadiah 3 Juta. Pada kesempatan itu, turut dilaunching website SDIT Insan Qur’ani serta uji publik hafalan oleh siswa-siswi.
Kepala SDIT Insan Qur’ani Ust Sudirman SPd kepada Gaung NTB menyampaikan bahwa kurang lebih tinggal sebulan lagi kita akan bertemu dengan bulan Suci Ramadhan. “Sebagai seorang muslim kita wajib menyambut kedatangan bulan yang mulia ini. Karena diantara pengajaran dalam Islam adalah memuliakan Ramadhan sebagaimana yang telah dilakukan oleh nabi dan sahabat terdahulu. Dengan demikan khususnya anak2-anak mengerti tentang agungnya Ramadhan. “Bakat dan kreativitas siswa harus disalurkan dengan aktivitas alternatif yang lebih baik,” ujar Ust Dirman.
Ust Dirman memaparkan, kekeliruan yang banyak dilakukan dalam dunia pendidikan baik formal maupun non formal adalah seringnya melarang anak untuk melakukan sesuatu tanpa diberi solusi. “Ini tidak boleh, itu tdk boleh tanpa diberikan aktivitas alternatif yang boleh mereka kerjakan, misalnya anak dilarang nonton TV maka orang tua harus memberi izin untuk melakukan aktivitas yang lain misalnya melalui menggambar dan mewarnai,” paparnya.
Lebih jauh, jika ditelusuri dalam pendidikan Islam akan ditemukan bahwa tidaklah agama mengharamkan sesuatu melainkan pasti menghalalkan sesuatu yang lainnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Drs Umar MSi memberikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada SDIT IQ. “Sejak kemunculan SDIT IQ telah memberi warna baru dalam dunia pendidikan Indonesia dan khususnya di Sumbawa” jelasnya.
Kehadiran SDIT IQ sangat membantu program pemerintah yang terus berupaya mewujudkn insan yg ber-IMTAK, terampil dan mandiri sesuai tujuan pendidikan dalam Undang-Undang.
Drs Umar mengakui, yang menjadi daya tarik sekaligus kelebihan SDIT IQ adalah memadukan kurikulum nasional dan kurikulum Agama. “Para orang tua yang memasukan anaknya di SDIT IQ patutlah berbangga dan bersyukur karena anda tidak salah pilih,” demikian tutup Drs Umar.

loading...

LEAVE A REPLY