PAUD Taamasa Gelar Purnasiswa Perdana n. Siswa PAUD Taamasa Tampilkan Berbagai Atraksi

0
750
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
PAUD Taamasa Karang Padak Labuhan Sumbawa menggelar Purnasiswa perdana. Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Yayasan Dea Mas, Dr H Zulkiflimansyah, Pembina PAUD Taamasa, Sambirang Ahmadi SAg, MSi, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Dikbud Tati Haryati S.Psi, Kasi Pembinaan Peserta Didik, Jamaluddin, SPd, MSi, para orang tua siswa serta tamu undangan lainnya. Purnasiswa tersebut berlangsung di Halaman PAUD Taamasa Labuhan Sumbawa, Sabtu (20/05).
Kegiatan Purnasiswa tersebut berlangsung meriah, pasalnya pada kegiatan tersebut sejumlah atraksi pentas tari ditampilkan menarik oleh siswa-siswi PAUD Taamasa, diantaranya Gerak dan Lagu Ayam, Tari Barapan Kebo, Tari Sholawat, dan Tari Kun Annta.
Kepala PAUD Taamasa, Aryayu Eni Wahyu, SPd, MSi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Purnasiswa yang digelar tersebut merupakan yang pertama kali diadakan sejak berdirinya PAUD Taamasa setahun yang lalu.
Keberadaan PAUD Taamasa yang baru setahun ini, jelas Ustazah Ayu—demikian dia akrab disapa, merupakan Purnasiswa yang pertama. “Keberadaan lembaga kami ini diibaratkan seperti anak yang baru bisa berjalan, kami sangat membutuhkam bimbingan, binaan dari semua pihak agar menjadi lembaga berkompetensi, lembaga yang dapat mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Sumbawa,” harapnya.
Untuk diketahui jelas Ustazah Ayu, bahwa anak yang dilepas tahun ini sebanyak 11 orang dari 41 siswa, dan sampai saat ini untuk penerimaan siswa baru sudah sebanyak 37 sudah mendaftar dan masih bertambah lagi. Oleh karena itu dia berharap agar adanya penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk menampung siswa baru tersebut.
Lebih jauh disampaikan Ustazah Ayu, bahwa visi PAUD Taamasa, yakni menjadi taman belajar, bermain dan taman penitipan anak yang UMAR, yakni unggul modern alami dan relegius.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan potensi anak didik kami, sehingga kecerdasannya dapat berkembang semaksimal mungkin,” ujarnya.
Sementara itu Pembina PAUD Taamasa, Sambirang Ahmadi SAg, MSi, menyampaikan bahwa PAUD Taamasa genap berusia setahun, sampai saat ini muridnya cukup banyak, hal ini katanya membuktikan bahwa PAUD Taamasa ini mendapat tempat yang baik di hati masyarakat.
Disampaikan Sambirang yang juga Kepala SDIT Samawa Cendekia itu, bahwa apa yang ditampilkan anak-anak PAUD Taamasa di panggung, menunjukan kecerdasan bagi anak-anak, salah satunya kecerdasaran motorik yang merupakan salah satu indikator dalam pembelajaran.
“Kalau sudah bisa nari, bergerak, tampil dipangung itu kebahagian tersendiri bagi kita, artinya tumbuh kembang anak-anak kita sudah baik,” ujarnya.
Sambirang juga menjelaskan bahwa nama PAUD Taamasa juga memiliki makna, yakni Taman Asuhan Anak Muslim dan Keluarga. Anak dan Kelaurga itu jelasnya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, oleh karena itu akan diprogramkan secara reguler untuk dilakukan pemeriksaan, pendeteksian tumbuh kembang anak dengan bekerja sama dengan dokter. “Aspek pendidikan, kesehatan, keluarga semua harus terkafer di lembaga ini,” ujarnya.
Kasi Pendidikan dan Pembangunan Karekter Dinas Dikbud, Tati Haryati, S.Psi, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada PAUD Taamasa, karena meski baru setahun, namun sudah menunjukan hasil yang luar biasa. Ini semua katanya berkat kerja keras kepala sekolah guru dan komite sekolah. “Keberhasilan suatu lembaga harus didukung oleh semua pihak, baik orang tua, masyarakat dan yayasan,” ujarnya.
Kepada anak yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi diharapkan agar terus belajar dengan baik akan menjadi anak cerdas, memiliki karakter, menjadi anak yang berahlak mulia, menjadi anak yang berguna bagi orang tua, masyarakat dan bangsa. “Anak-anak adalah harapan kami, kelak kalian akan menjadi pemimpin di negeri ini,” harapnya.
Sementara itu Pimpinan Yayasan Desa Mas, Dr H Zulkiflimansyah, dalam arahannya menyampaikan, bahwa ada hal yang menarik dari anak-anak, yakni anak-anak memiliki keberanian untuk mengekspresikan keinginannya seperti ingin menjadi bupati, gubernur bahkan ingin menjadi presiden, dan ekpresi ini yang tidak dimikiki oleh orang dewasa.
Menurut Dr Zul—sapaan akrab Pimpinan Yayasan Desa Mas, bahwa semakin tinggi sekolah seseorang, semakin luas pergaulan, semakin kecil keberaniannya. oleh karena itu menurutnya, kunci keberhasilan pendidiakan adalah di lembaga PAUD. “Jangan sampai masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, makin lama makin kerdil keberaniannya, dan terbutki banyak orang dewasa yang kehilangan keberanian,” paparnya.
Dr Zul juga menyampaikan bahwa sekolah itu (PAUD Taamas) adalah sekolah milik semua pihak, oleh karena itu diharapkan agar semua pihak dapat membesarkan sekolah tersebut. “Saya atas nama Yayasan, akan senang sekali untuk terus mensuport, mudah-mudahan PAUD kita ini akan terus berjaya di massa yang akan datang,” demikian Dr Zulkiflimansyah.

loading...

LEAVE A REPLY