ITK Soroti Kondisi Kerusakan Ruas Jalan Propinsi

0
144
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemeliharaan jalan dihajatkan untuk mempertahankan kondisi jalan mantap sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya pada saat jalan tersebut selesai dibangun dan dioperasikan sampai dengan tercapainya umur rencana yang telah ditentukan.
Bertitik tolak dari kondisi mantap tersebut, Abdul Haji SAP — Ketua Institute Transparansi Kebijakan (ITK) Sumbawa kepada Gaung NTB, Selasa (16/05) menegaskan bahwa pemeliharaan jalan perlu dilakukan secara terus-menerus atau rutin dan berkesinambungan khususnya pada jenis konstruksi jalan yang menggunakan sistem perkerasan lentur (flexible pavement).
“Pemeliharaan jalan tidak hanya pada perkerasannya saja, namun mencakup pula pemeliharaan bangunan pelengkap jalan dan fasilitas beserta sarana pendukungnya seperti fasilitas drainase, serta pemeliharaan saluran tepi kiri-kanan badan jalan dan air harus senantiasa mengalir dengan lancar karena genangan air hujan akan melemahkan struktur perkerasan secara menyeluruh”, tegas Aji sapaan akrab Abdul Haji.
Menurut Aji, beberapa ruas jalan propinsi yang ada di Kabupaten Sumbawa, saat ini banyak yang mengalami kerusakan, seperti berlubang serta kerusakan akibat air yang turun dari pegunungan atau bukit. Karena itu dirinya menekankan agar dinas terkait yakni Balai Jalan Propinsi NTB yang ada di Pulau Sumbawa untuk segera melakukan pemeliharaan rutin maupun pemeliharaan berkala, karena kondisi tersebut sangat mengancam keselamatan para pengguna jalan, kecelakaan lalu lintas yang dapat berakibat fatal. “Kami mempertanyakan anggaran pemeliharaan ruas jalan propinsi serta keseriusan Balai Jalan menangani pemeliharaan rutin, karena kondisi seperti ini sering menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas”, tegas Aji.
Selain itu, Aji juga mempertanyakan fungsi kontrol dan pengawasan dari berbagai pihak terutama beberapa anggota legislatif yang duduk di DPRD Propinsi NTB asal Sumbawa. Pengendalian dan pengawasan pemeliharaan jalan perlu dilakukan secara rutin maupun berkala agar kerusakan jalan beserta bangunan pelengkap dan fasilitas pendukungnya sejak dini dapat dideteksi jenis dan volume serta cara penanganan yang harus dilakukan. Selain itupun perlu diketahui lokasi kerusakannya, khususnya pada lokasi tertentu yang selalu terjadi kerusakan berulang.
“Pengendalian dan pengawasan pekerjaan pemeliharaan jalan menjadi penting dalam upaya meningkatkan kemampuan dan pengembangan jaringan jalan yang telah mantap guna melayani lalulintas transportasi darat dan daerah yang berkembang”, tandas Aji.

loading...

LEAVE A REPLY