Gebyar Milad, DPD PKS Sumbawa Gelar Talk Show dan Donor Darah

0
81

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Gebyar Milad ke-19, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa sukses gelar aneka kegiatan. Seperti senam PKS, Donor Darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sumbawa, Launching garda keadilan serta Talk Show dengan tema  Penguatan Pengusaha Lokal dan Produk Lokal Dalam Menghadapi Arus Retail Modern. Acara yang berlngsung ditaman mangga samping kantor Bupati Sumbawa Sabtu (29/4) ini diikuti oleh masyarakat umum, mahasiswa, akademisi, penggerak sektor usaha kecil menengah (UMKM), simpatisan serta kader parpol. Dipandu moderator Kiki Yulianto, MSi salah satu Dekan di Universitas Teknologi Sumbawa menhadirkan pemateri yang cakap dalam bidangnya yakni Salamuddin Maula anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari PKS, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Sumbawa Arief MSi, Ikhwan Wajdi dari paguyuban warung tetangga.  Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir, SE kepada Gaung NTB mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka berkhikmad kepada masyarakat Sumbawa. Disebutkan Takdir, milad ini partai dakwah ini fokus memberikan pelayanan serta advokasi terbaik kepada masyarakat.
“PKS itu bukan hanya sebuah parpol namun lebih dari itu partai ini harus bisa memberikan kontribusi terbaik bagi umat” sebutnya.
Selain itu, Takdir menambahkan sekarang ini PKS sudah memiliki mobil khikmat untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat Sumbawa.
“Misalnya ada keluarga yang sakit maka mobil itu bisa dipinjam oleh masyarakat, Kami juga sudah melaunching rumah khikmat PKS beberapa waktu lalu yang juga memiliki banyak program pemberdayaan, pelayanan dan advokasi” tambahnya.
Disisi lain, menjamurnya retail modern di Sumbawa membawa dampak negatif bagi para pelaku UMKM. Persaingan usaha semakin tidak sehat, serta banyak juga UMKM yang gulung tikar lantaran tidak mampu bersaing. Hadirnya Perda yang juga salah satu inisiatornya adalah anggota legislatif dari partai ini harus didukung penuh dalam proses implementasinya dilapangan. “Kami harap Pemda lebih selektif dalam memberikan izin” harapnya.
Sementara itu, A Rafiq selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa donor darah yang dilakukan  berhasil kumpulkan 30 kantong darah. Terkait pemanfaatannya, akan diserahkan kepada pihak PMI.

LEAVE A REPLY