8 Siswa SMKN 1 Sumbawa Diterima Bekerja di Perusahaan Garmen Malaysia

0
116
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Indikator keberhasilan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) dalam menjalankan roda pendidikannya, bukanlah terletak pada seberapa besar siswa yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi (PT). Namun, lebih kepada seberapa besar lulusan mereka di terima bekerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI).
Ketika lulusan sekolah bersangkutan mampu diserap lebih banyak oleh DU/DI, itulah arti keberhasilan sesungguhnya. Dan SMK Negeri 1 Sumbawa, mampu membuktikan keberhasilannya tersebut.
Terbukti kata kepala sekolah setempat, Asari, SPd, MPd, pada acara Purnasiswa angkatan ke 34, Sabtu (29/04), terjadi peningkatan daya serap lulusan sekolahnya oleh DU/DI dari tahun ke tahun.
Di Tahun Pelajaran 2015/2016, sebutnya, dari 216 lulusan, ada sebanyak 36,11% alumninya yang diterima bekerja diberbagai perusahaan.
Hebatnya lagi, di Tahun Pelajaran 2016/2017 ini, meski hasil Ujian Naisonal (UN) belum diumumkan, sebanyak 86 atau 41,34% dari 208 siswa yang akan menamatkan pendidikannya tahun ini, sudah dipastikan diterima bekerja di DU/DI, baik yang ada di Bali, Lombok dan Sumbawa. “Alhamdulillah, tahun ini ada juga 8 siswa kami dari jurusan Tata Busana, yang diterima di perusahaan Garmen Malaysia. Semoga setelah pengumuman kelulusan, makin banyak siswa yang diterima bekerja,” kata Asari.
Terkait hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) yang akan diumumkan hari ini, Selasa (02/05), mantan Kepala SMK Negeri 1 Lunyuk tersebut, berharap hasil yang dicapai sekolahnya lebih baik dari tahun lalu.
Untuk diketahui, tahun lalu, nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK Negeri 1 Sumbawa, merupakan yang terbaik kedua SMK se NTB.
Menduduki peringkat dunia untuk nilai UNBK ini sambung Asari, bukanlah perkara gampang. Bayangkan ada 200-an SMK yang ada di NTB.
Dengan persiapan yang sangat matang, Ia optimis, hasil UNBK sekolahnya tahun ini bakal lebih baik. “Paling tidak prestasi tahun lalu, bisa kami pertahankan,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Asari, tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada orang tua wali murid, yang telah memberikan kepercayaan selama 3 tahun mendidik dan melatih anak-anak mereka.
Ia menyadari, selama mengenyam pendidikan di sekolanya, tentulah masih ada kekurangan. “Kami mohon maaf bila selama 3 tahun, pelayanan pendidikan di SMKN 1 Sumbawa, masih ada yang kurang. Kepada DU/DI, kami berharap kerjasama yang terjalin selama ini, dapat terus berlanjut,” demikian Asari.

loading...

LEAVE A REPLY