Support K3, Pasukan DAMKAR Jalani Test Urine

0
424
loading...
loading...

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Untuk mensupport Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), terhadap 46 pasukan Pemadam Kebakaran pada Dinas Pemdam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Rabu (22/03), sekitar pukul 09.00 Wita, bertempat di Sekretariat dinas setempat, menjalani test urine yang difasilitasi langsung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). “Ada yang tidak hadir karena alasan sakit dan tanpa keterangan. Yang tidak hadir ini tetap diupayakan untuk melakukan tes urine,” ungkap Kepala Dinas Damkar KSB, H Usman, SPd, MM.
Test urine yang baru pertama kali dilaksanakan ini bertujuan untuk mengantisipasi anggota/pasukan Damkar terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika. Bahaya narkoba saat ini tidak mengenal siapa, dan dari kalangan mana pun mereka.
Di sisi lain, inilah bentuk pemeriksaan kesehatan terhadap jajaran Damkar, untuk memastikan dalam bekerja atau melaksanakan tugas anggota dan staf nya, benar-benar sehat dan jauh dari narkoba. “Kalau kesehatannya terganggu, lebih-lebih terlibat mengkonsumsi narkoba, tentu berdampak terhadap kinerja mereka dalam melaksanakan tugas dilapangan. Kami tidak ingin ada petugas Damkar yang terjerumus dalam penggunaan Narkoba,” ujarnya.
Terhadap hasil yang akan di uji atau di olah oleh BNNK nantinya, Ia berharap jauh atau terbebas dari kandungan narkotika. “Semoga SKPD lainnya melakukan program yang sama untuk melakukan test urine dengan bekerjasama dengan BNNK dan Dikes,” harap Haji Usman.
Sementara itu, Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Damkar, Akhiruddin Juliadi SKM, MSi, menegaskan pentingnya anggota/pasukan untuk melakukan test urine, untuk memastikan kondisi kesehatan pasukan inti khususnya apakah terlibat narkoba. “Test urine ini akan dilaksanakan secara berkala. Tujuannya untuk pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala BNN KSB, AKBP Jolmadi SPd, saat dihubungi Gaung NTB, menyebutkan bahwa test urine yang dilakukan terhadap petugas Dinas Damkar ini, terdiri atas enam parameter meliputi Amfetamin, Morfin, Mariyuana (THC), Metamfetamin, Kokain, Benzodiazepin.
Atas inisiatif dari SKPD tersebut, pihaknya dari BNNK tentunya mengapresiasi keterbukaan dari Dinas Damkar. “Kami hanya memfasilitasi dan menyediakan wadah dan menguji sample urine. Kami juga berarap program yang sama juga dilaksanakan di SKPD lainnya, dengan tujuan untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” tandasnya.

loading...

LEAVE A REPLY