Polair Alas Tangkap Nelayan Pengebom Ikan

0
302
loading...
loading...

Alas, Gaung NTB
Polair Alas beserta nelayan dan dipandu oleh sebuah LSM Labuan Mapin Kecamatan Alas Barat, melakukan lidik atas aksi pengeboman ikan di sekitar Pulau Panjang dan berhasil mengamankan satu unit perahu serta pemiliknya, Maripat, warga Pulau Kaung Kecamatan Buer, Rabu (22/3). Barang bukti perahu yang bermuatan ikan ikut diamankan.
Kepada Gaung NTB, Danpos Polair Alas, Birgadir Budi Santoso, menuturkan bahwa perahu tersebut ditangkap Rabu siang pukul 11.30 Wita dan saat ini sudah ditambat untuk diamankan di dermaga Pos Polair Pelabuhan Alas Kecamatan Alas.
“Kami mengamankan pemilik dan satu unit perahu beserta seluruh muatan perahu yang berisi ikan hasil pengeboman, satu unit kompresor dan benang yang digunakan untuk mengikat bom rakitan dan semjumlah peralatan lainnya,” ungkapnya.
Lanjutnya, perahu nelayan yang menggunakan bom ikan kerap beroperasi di kawasan perairan Pulau Panjang Kecamatan Alas Barat. Untuk itu pihaknya menjadikan perahu pengebom ikan menjadi target operasi karena masyarakat dan nelayan tradisional sangat mengeluhkan kondisi ini. “Tidak hanya kerusakan terumbu karang dan lingkungan laut, namun juga tangkapan nelayan tradisional menurun drastis,” jelasnya.
Budi Santoso juga mengatakan belakangan ini banyak laporan dari nelayan bahwa di perairan pulau panjang kerap terjadi pengeboman di wilayah pulau panjang, sehingga atas laporan itu Polairud Alas melakukan pemantauan sekaligus patroli rutin.
“Dalam pengintaian ini kami berhasil temukan satu unit perahu yang diduga sedang melakukan pengeboman,” katanya. Ketika pemilik perahu melihat adanya patroli, terlihat gelagat mencurigakan. Dari jauh tersangka melihat ada patroli lalu mencoba kabur. “Sehingga kami melakukan pengejaran,” ungkapnya.
Pada saat pengejaran berlangsung pemilik perahu langsung membuang hasil tangkapan ikan kelaut. Bahkan coldbox yang digunakan untuk penyimpanan ikan dan barang bukti Bom rakitan semuanya di buang kelaut untuk menghilangkan barang bukti.
Budi Santoso juga mengatakan bahwa barang bukti yang sudah diamankan berupa satu unit perahu, satu unit kompresor dan barang bukti lainnya. “Barang bukti akan kami serahkan ke penyidik yang ada di Polres Sumbawa guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

loading...

LEAVE A REPLY