Peduli Kasus Petani Kendeng Jawa Tengah, SMI Sumbawa Gelar Aksi

0
544
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Wilayah V Sumbawa menggelar aksi damai sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan para petani Kendeng Kabupaten Pati Jawa Tengah yang sekarang ini sedang berjuang keras mencari keadilan berkaitan dengan pembangunan pabrik semen yang ditolak oleh mereka.
Sampai hari ke-6, dalam aksinya, mereka melakukan aksi Semen Kaki sebagai wujud protes mereka terhadap pembangunan pabrik semen di wilayah tersebut. Sudah lebih dari 50 warga Kendeng melakukan ekpresi perlawanan dengan menyemen kaki di depan Istana Negara.
Terkait dengan aksi SMI Wilayah V Sumbawa turut, mereka turun ke jalan dengan memberikan selebaran kepada para kendaraan yang melintas di lokasi pertokoan Jam Gadang Sumbawa Besar.
Koordinator lapangan kepada Gaung NTB, Mustiaripa mengatakan bahwa aksi ini sudah dimulai pada tanggal 13 Maret lalu hingga hari ini dan akan berlangsung seterusnya hingga Pembangunan Pabrik Semen di tanah Kendeng dihentikan.
Mustiaripa juga mengatakan, berdasarkan amar Putusan MK Nomor 99/ PK/ PTUN 2016 sudah jelas menyatakan bahwa pembangunan pabrik Semen Indonesia di pegunungan Kendeng mengidentifikasi banyaknya kejanggalan dalam proses pabrik, termasuk soal AMDAL serta kerugian sosial ekonomi masyarakat. Namun baru-baru ini telah terjadi pengingkaran terhadap hasil putusan MK tersebut.
Bahkan katanya, Gubernur Jawa Tengah tanpa melakukan musyawarah dengan warga setempat, dengan Semena-mena mengeluarkan Ijin Penambangan Bahan Baku Semen. Selain itu juga DPR setempat ikut mendukung pengoperasian pabrik semen tersebut.
Perlu diketahui sebelumnya katanya, perjuangan warga Kendeng adalah perjuangan melawan perampasan tanah, untuk mempertahankan ruang hidup serta kelestarian lingkungan.
Penambangan tersebut dinilai memberikan dampak buruk bagi produktivitas masyarakat tani, selain itu ratusan sumber mata air, gua, sungai bawah tanah akan rusak, menimbulkan polusi debu, serta mengganggu ekosistem alamiah di daerah pegunungan Kendeng.
Perjuangan masyarakat Kendeng didukung oleh akademisi yang memperkuat analisis AMDAL bahwa pabrik semen akan merusak lingkungan. Bahkan dukungan juga datang dari berbagai kalangan aktivis HAM, perempuan, buruh, mahasiswa, lintas agama dan lainnya tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Saat ini masyarakat Kendeng sangat membutuhkan dukungan yang luas, untuk mendukung penuh perjuangan rakyat guna mempertahankan kedaulatan, karena sudah terbukti penguasa lebih cenderung berpihak pada pengusaha pabrik yang dinilai menyengsarakan rakyat Kendeng.
Aksi damai yang dilakukan SMI berjalan lancar aman terkendali tentu tidak terlepas dari keamanan dari pihak kepolisian Polres Sumbawa.

loading...

LEAVE A REPLY