Pasang Spanduk Sembarangan, Rusak Keindahan Kota

0
228
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tahun baru dan tahun pelajaran baru bagi dunia pendidikan serta menyambut Pilkada tahun 2018 mendatang, pemanfaatan media semarak dilakukan. Diantaranya adalah publikasi menggunakan media spanduk dan baliho serta stiker. Bagi pemasangnya jelas sasarannya yang mudah dibaca dan gratis.
Pemasangan media sosialisasi semacam itu kerap kali mengundang perhatian bagi pemerhati keindahan tata kota dan lingkungan hidup. Betapa tidak keberadaan spanduk dan lainnya itu menjadikan pemandangan yang terkadang tidak sedap dipandang mata.
Lokasi yang sering dipilih oleh pemasang iklan gratisan itu adalah dinding rumah warga yang di pandang strategis dan pagar fasilitas umum seperti pagar masjid, bahkan pagar kantor milik pemerintah. Kemudian tidak luput juga pohon di pinggir jalan.
Kegiatan semacam itu, sangat mengganggu keindahan kota secara umum sebab lokasi yang telah disediakan pemerintah malah tidak dipergunakan. Apakah karena tidak bersedia bayar ataukah kurang strategis lokasinya.
Pantauan Gaung NTB, disejumlah titik sudah semakin semrawut dipasangi spanduk dan baliho dan stiker. Di antaranya pagar masjid Agung Nurul Huda, eks kantor DPRD, pagar bandara Sultan Kaharuddin, Panti Asuhan Muhammadiyah. Tidak menutup kemungkinan seperti tahun-tahun sebelumnya di pagar kantor Bupati Sumbawa, juga disasar sebagai tempat iklan. “Kami pasang di tempat strategis pak, agar mudah dibaca. Kami pasang saja selama tidak dimarah,” kata Irman salah satu pemasang spanduk yang sempat ditemui di lapangan.

loading...

LEAVE A REPLY