Olimpade PAI Perdana Digelar April

0
299

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat, kini telah berbenah selangkah demi selangkah dalam meningkatkan kualitas SDM. Karenanya di bidang pendidikan khususnya PAI SD, kini telah mendapatkan kesempatan yang sama dalam berolimpiade.
Tujuan intinya adalah selain untuk membumikan Al-Qur’an, juga menyelamatkan generasi yang dengannya kemudian memuliakan negeri. Kemudian menyiarkan dakwah dan menanaman nilai-nilai moral akhlak yang baik dengan lantunan dan kajian Al-Qur’an, sekaligus untuk menstimulus objek sasaran.
Ekksistensi Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) perrdana tahun ini, disambut antusias dan positif oleh kalangan guru-guru PAI lantaran telah tersedianya wadah ajang mengasah bakat dan keterampilan dan bersaing meraih prestasi bagi para siswa. Diakui selama ini memang belum mendapat porsi dalam ajang kompetisi khusus PAI. Kalaupun ada kompetisi itu diselipkan pada acara ceremonial MTQ dan itu sangat terbatas peserta yang dapat mengikutinya.
Walaupun olimpiade PAI perdana ini masih dalam strata sekolah dasar (SD kelas I s/d V) tetapi artinya telah memberikan jalan keluar dan sebuah sarana ajang kontestasi yang bergengsi seperti olimpiade mata pelajaran lainnya. Tidak sampai disitu sejatinya melainkan olimpiade itu nantinya harus mengikuti jenjang pendidikan bila perlu ke tingkat perguruan tinggi sehingga ada perkembangan dan kesinambungannya. “Secara khusus olimpiade itu telah membuka pintu baru bagi kemajuan pendidikan agama Islam di daerah ini, dan menjadi upaya peningkatan mutu pendidikan sekaligus memberi ruang bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAI di kota ini untuk berkompetisi meningkatkan SDM,” ungkap Ketua MGMP PAI MTs Kabupaten Sumbawa, Abdul Hakim, M.Pd.
Dikatakannya, Olimpiade PAI yang menggelar empat cabang itu juga secara tidak langsung merupakan langkah dalam menyiapkan peserta MTQ. Sehingga dapat dipridiksikan ke depan akan semakin kompetitif dan akan mendapatkan out put yang cukup bagus. Pasalnya di dalam olimpiade itu sendiri telah memberi peluang, memicu dan memacu ppara Pembina imtaq dan guru PAI serta peserta didik untuk meningkatkan kualitas skill yang ada. Karena ada tempat asah trampil sudah tentu ada perubahan yang mengarah lebih baik. “Kita mengharapkan girah ini akan memberikan nuansa baru kepada pendidik PAI di tingkat dasar untuk lebih bersemangat. Dan tentunya hal itu tidak sampai di lini SD tetapi akan memiliki kelanjutan ke lini yang lebih tinggi guna ada kesinambungannya. Sehingga para pendidik dan tenaga kependidikan serta peserta didik di jenjang yang lebih tinggi juga merasakan manfaat hal itu. Yang terpenting adalah olimpiade it uterus dilaksanakan setiap tahun dan memiliki bobot dan nilai tambah bagi kemajuan SDM daerah ”, tandasnya.
Untuk diketahhui olimpiade PAI itu menggelar empat mata lomba yaitu cabang Tartil Qur’an , Cabang Hifzil Qur’an Juz 30, Cabang Khattil Qur’an golongan Naskah dan, cabang fahmil Qur’an (cerdas cermat agama), meliputi aqidah /Akhlaq, fiqih, Al-Qur’an, Mu’amalah dan sejarah kebudayaan Islam (SKI)/tarikhul Islam. Sementara saat ini para peserta olimpiade masih diseleksi di tingkat kecamatan se kabupaten Sumbawa. Untuk pelaksanaan di tinggkat Kabupaten direncanakan bulan Aparil 2017 mendatang.

LEAVE A REPLY