LKPPMS Galakkan Tanam Padi Organik

0
215

Moyo Hulu, Gaung NTB
Lembaga Kajian dan Pengembangan Program Masyarakat Samawa (LKPPMS) menggalakkan penanaman padi organik bersama Kelompok Tani Orong Inel Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu.
Ketua LKPPMS Indradiawan, SPd, menyampaikan setelah melakukan pengecekan di lapangan dan ternyata ada banyak  ketimpangan  di tengah masyarakat yakni masih banyaknya pembelian pupuk kimia maupun obat-obatan, tentu berakibat terhadap produksi yang minim. Untuk itulah kata Indradiawan, disarankan kepada petani untuk menggunakan pupuk organik.
Untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat kata Indradiawan, Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) bersama Pemerintah Daerah yang difasilitasi melalui dana aspirasi milik H Fahri Hamzah juga melibatkan Dinas Pertanian Sumbawa dan sudah dibentuk sebanyak 200 kelompok tani. “Kita memberi sosialisasi baik melalui UPPO untuk menjadi solusi bagi petani dengan menggunakan pupuk organik dengan biaya murah dan merubah pola, karena dengan potensi yang ada maka hasil akan lebih bagus tentu juga akan sehat dan sangat bagus untuk dikonsumsi,” paparnya.
Dengan menggunakan pupuk organic, Indradiawan maka akan menjamin kesejahteraan bagi masyarakat kedepannya. “Kita akan menuju ekonomi lokomotif nantinya,” ujarnya.
sementara itu Camat Moyo Hulu, Mulyadi, SSos menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang fasilitasi oleh LKPPMS bersama kelompok tani dsetempat.
Mulyadi berharap agar di setiap desa memiliki percontohan minimal 10 persen dalam areal pertanian, tentu juga diharapkan PPL maupun Babinsa mendampingi program ini, karena program tersebut sangat bagus.
Seperti dicontohkan oleh H. Musahab petani asal Desa Sebasang yang menanam padi dengan menggunakan pupuk organik hasilnya sangat bagus
menurutnya, menggunakan pupuk organik merupakan solusi bagi para petani untuk mendapatkan hasil yang baik, sekaligus merupakan solusi untuk mengatasi kelangkaan pupuk.
Sementara itu Kabid Koperasi Diskoperindag Sumbawa, M. Ali, SSos, MM menyampaikan ada keinginan beberapa koperasi untuk mengelola pupuk organik sehingga fungsi KUD akan kembali berfungsi di setiap kecamatan.
Bahkan katanya di KUD Olat Ojong sudah memiliki Pabrik Pupuk Organik, namun keadaan mesinnya rusak, namun dapat diupayakan untuk diperbaiki.
“Jika ini terealisasi, maka akan singkron apa yang menjadi hajat, baik dari teman LKPPMS maupun teman mahasiswa serta petani untuk mengembangkan kewirausahaan petani nantinya.” Paparnya.

LEAVE A REPLY