Dinas Pariwisata Munculkan Destinasi Wisata Unggulan

0
260
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kabupaten Sumbawa memang kaya akan berbagai destinasi wisatanya. Hal itu terbukti ada 118 potensi destinasi wisata di Sumbawa. Dari potensi wisata yang luar biasa tersebut tentunya harus ada destinasi wisata unggulan yang akan menjadi icon wisata Kabupaten Sumbawa, sehingga kedepannya Pariwisata Kabupaten Sumbawa akan lebih maju.
Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Muhammad Irfan SP MM kepada Gaung NTB, Senin (27/2) menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata akan membuat sebuah perencanaan pariwisata, tentunya yang harus diperkuat adalah regulasinya.
Disampaikannya bahwa pada tahun 2017 ini, pihaknya akan membuat regulasi berupa Peraturan Bupati yang mengatur tentang Penetapan Destinasi Wisata Unggulan, dari 118 potensi destinasi wisata yang sudah terdata. “Mana yang betul-betul menjadi prioritas untuk dimunculkan kepermukaan akan kita seleksi,” Irfan SP.
Dijelaskannya, bahwa didalam SK Bupati tersebut akan dipilah mana yang menjadi destinasi wisata bahari yang didalamnya ada pulau-pulau kecilnya, wisata alam dan wisata budayanya. “Dari beberapa perencanaan tersebut, nantinya Dinas Pariwisata akan membuat semacam desain tapaknya atau DED nya, yang gunanya untuk membuat perencanaan infrastruktur dan lainnya,” jelasnya.
Lebih jauh disampaikan Epun—sapaan akrabnya, bahwa Dinas Pariwisata mempunyai program yang namanya Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripda), inilah yang menjadi pedoman pembangunan pariwisata di Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut telah sesuai dengan Rencana Induk Pariwisata Nasional, sehingga akan dicoba untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat.
“Untuk membangun sebuah konsep wisata, banyak ilmu yang harus diterapkan melalui lintas sektor artinya bahwa pariwisata tidak akan bisa berjalan sendiri untuk membangun sebuah obyek wisata akan tetapi harus melibatkan beberapa SKPD lainnya, barulah pariwisata bisa berjalan dan mendorong perkembangan pariwisata,” jelas Epun.
Namun yang menjadi kendala sekarang ini, yakni Sumbawa belum memiliki Grand Desain Wisata secara menyeluruh. Maka strategi yang coba dilakukan yakni dengan Ripda tersebut, yang akan tertuang bagaimana rencana pengembangan wisatanya. “Dinas Pariwisata akan fokus dalam mengembangkan destinasi wisata tertentu, yang tentunya akan menyelesaikan desain tapaknya terlebih dahulu, baru setelah itu menuju rencana selanjutnya untuk pembangunan wisata yang lebih baik,” pungkas pria yang identik dengan kacamata tersebut.

loading...

LEAVE A REPLY