BMKG : Ekuinoks Hanya Fenomena Ilmiah

0
342
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Akhir-akhir ini fenomena Ekuinoks, hangat diperbincangkan di media sosial.
Terkait hal itu, Staf Operasional Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Sumbawa, Deni Agus Abriawan kepada Gaung NTB Sabtu (18/3), meminta masyarakat untuk tidak terlalu resah dengan fenomena tersebut.
Menurut Deni Agus, Ekuinoks ini bukanlah istilah kemarau panjang. Namun, hanya sebuah fenomena ilmiah semata. ”Ekuinoks ini fenomena alam dimana matahari melewati garis Khatuliswa sebanyak 2 kali dalam 1 tahun, sehingga pada tanggal 21 Maret dan 23 September mendatang, matahari tepat berada pada garis Khatulistiwa. Sekarang ini pergerakan matahari dari Selatan ke Utara dan kisaran suhu 32 hingga 36 Derajat Celcius. Ini hanya fenomena ilmiah saja,” terangnya.
Musim kemarau di Sumbawa sendiri lanjutnya, diprediksi terjadi bulan Mei mendatang. Bulan Maret dan April nanti masih masa peralihan. “Hujan masih tetap turun, tapi dengan intensitas ringan,” tandasnya.

loading...

LEAVE A REPLY