PT Newmont Nusa Tenggara

TNI Terus Bantu Cari Korban Terseret Ombak

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Sejumlah personel TNI dari Bhabinsa hingga anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Taliwang, belum lama ini diterjunkan untuk mencari, Mansyur alias Bom (40), warga Lingkungan Kenangan Kecamatan Taliwang, yang
diketahui hilang diduga kuat terseret arus Pantai Sebatik Batu Payung di Desa Kertasari Kacamatan Taliwang. “Kami menerima laporan bahwa warga itu hilang diseret arus laut ketika hendak memancing,” kata Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, Letkol Arm Sumanto, kepada Gaung NTB, Selasa (21/03).
Menurut anggota TNI masih berada di lokasi guna melaksanakan pencarian terhadap korban. Arus laut di kawasan Kertasari, memang sedikit tidak biasa karena berhadapan dengan laut lepas. Ia juga mengatakan personelnya masih berada di lapangan bersama Kapolsek, dan personil Polri bekerjasama Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan masyarakat setempat.
Dari laporan yang diterima TNI, korban sendiri ujar Sumanto, datang bersama tiga rekannya, Ahmad warga Lingkungan Pasanggarahan – Kelurahan Kuang, Ghazi warga Arab Kenangan dan Ibrahim yang juga warga Kelurahan Arab Kenangan (Arken). Ketika hendak memancing di bibir pantai tiba tiba keempatnya tidak menyadari ada ombak besar datang menyapu mereka. Salah seorang dari mereka Mansyur hilang seketika terseret gelombang laut, sedangkan tiga rekan lainnya selamat dari terjangan ombak.
Menyadari salah seorang dari rekan para pemancing ikan tersebut hilang terseret ombak, ketiga nya langsung melaporkan peristiwa naas yang mereka alami kepada warga dan aparat TNI dan Polri serta BPBD.
Atas peristiwa tersebut, TNI turut serta membantu pencarian korban. “Saya perintahkan anggota terus melakukan pencarian warga yang hilang sampai ketemu. Sisir semua garis pantai atau perairan setempat,” tandasnya.
Informasi yang dihimpun Gaung NTB, kasus korban tenggelam atau terseret arus ombak di lokasi yang sama, bukan kali pertama terjadi di wilayah sepanjang garis pantai Kecamatan Taliwang. Sudah cukup banyak memakan korban hilang dan tewas teseret arus atau tenggelam.
Mulai dari pantai Poto Batu, Balad hingga Kertasari. Kondisi Oceonografi pantai tersebut seharusnya menjadi bahan kajian pemerintah Sumbawa Barat untuk memasang tanda peringatan bahaya bagi para pengunjung atau pemancing. Itu dimaksudkan agar warga waspada.
Sementara itu, Danramil Taliwang, Kapten Inf Agus, mengatakan pagi ini (kemarin) sesuai perintah Dandim Sumbawa, pihaknya telah menerjunkan sedikitnya enam anggota khusus guna melanjutkan upaya pencarian korban dilokasi. Ia mengatakan tim SAR dari kayangan akan segera ikut bergabung membantu tim dari Sumbawa Barat.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply