PT Newmont Nusa Tenggara

Disnak Keswan dan Tim Ahli Unram Kaji Daya Tampung Ternak dan Potensi HPT

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Sumbawa bersama dengan Tim Ahli dari Fakultas Peternakan Universitas Mataram (Unram) belum lama ini melakukan pengkajian daya tampung ternak dan potensi Hijauan Pakan Ternak (HPT) di Kabupaten Sumbawa.
Kasi Pakan dan Kawasan Peternak, Disnak Keswan Kabupaten Sumbawa, Muhammad Lutfi SPt kepada Gaung NTB, Selasa (21/03) kemarin menyampaikan bahwa tim ahli yang dipimpin Prof Yusuf Akhyar– Dosen Peternakan Unram dengan sejumlah tim ahli lainnya, beserta tim dari Disnakeswan Sumbawa turun langsung ke lapangan melakukan pengkajian daya tampung ternak dan potensi hijauan pakan ternak di dua lokasi yakni LAR Badi dan LAR Giri Rakit.
Lebih jauh dijelaskan Muhammad Lutfi, bahwa fikiran pokok atau tujuan dari kegiatan tersebut adalah bagaimana mewujudkan ternak yang berkualitas seperti yang selama ini digaungkan yakni peningkatan produktifitas ternak.
Terkait dengan daya tampung ternak ini menurut Lutfi, berkorelasi dengan ketersediaan hijauan, karena pakan sebagai sumber kehidupan ternak ini menjadi ujung tombak untuk menjawab keberlangsungan kehidupan ternak itu sendiri. “Tidak ada artinya populasi ternak banyak, tetapi tidak didukung dengan ketersediaan pakan yang cukup dan berkualitas” ujarnya.
Oleh karena itu kata Lutfi, perlu dihitung potensi pakan dengan kemampuan wilayah ini dalam menyediakan atau menampung ternak, sehingga Disnak Keswan bersama dengan Tim Ahli dari Fakultas Peternakan Unram ini, melakukan pengkajian seberapa ideal jumlah ternak yang diperlukan dengan potensi pakan yang ada, sehingga menghasilkan ternak yang berkualitas. Pengkajian ini juga sambungnya dikaitkan dengan tata ruang di daerah ini karena tidak semua wilayah di daerah ini merupakan wilayah peternakan dan tidak semua dapat ditanami hijauan, karena ada juga wilayah untuk pertanian, perkebunan dan lain sebagainya.
Bahkan dalam kajian itu katanya, bukan hanya pakan hijauan yang dikaji, tetapi juga sumber pakan lainnya seperti konsentrat. Berbicara pakan jelas Lutifi, ada dua jenis pakan yakni pakan hijauan dan konsentrat yang juga akan dilakukan pengkajian seperti begaimana pemanfataan terhadap limba pertanian sebagai bagian dari potensi pakan.
Dari dua lokasi LAR yang dilakkukan pengkajian itu kata Lutfi, untuk sementara dilihat potensi sumber pakan hijauan kemudian mengambil data lapangan dan sampel selanjutnya akan dihitung secara ilmiah. Selanjutnya tim ahli dari Unram akan mengeluarkan rekomendasi terkait dengan daya tampung ternak dan ketersediaan hijauan pakan ternak yang ideal di dua lokasi tersebut.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply