PT Newmont Nusa Tenggara

Andi Rusni : Peran Keluarga Penting Dalam Pendidikan Anak

Sumbawa Besar, Gaung NTB

Kasus percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh anak SMP yang masih berumur 14 tahun, mendapatkan perhatian khusus dari Anggota Komisi IV Andi Rusni, yang mengaku sangat prihatin terhadap hal tersebut.
“Percobaan pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga, itu tamparan keras bagi dunia pendidikan”, tandasnya.

Dikatakan Andis, melihat kasus yang sering terjadi pada saat ini, para pelaku pemerkosaan ataupun pencabulan didominasi oleh orang dewasa. Kejadian pada saat ini katanya, dimana anak yang masih berumur 14 tahun melakukan percobaan pemerkosaan, tentunya hal tersebut mencoreng nama baik dunia pendidikan.
Selaku wakil rakyat yang membidangi pendidikan, kata Politis Gerindra itu, hal itu merupakan tamparan keras bagi dunia pendidikan baik guru maupun pihak-pihak yang lain.
Karena itu kata Andis, Pemerintah Daerah dan seluruh unsur yang terlibat baik pendidik ataupun tenaga pendidik agar berani melakukan upaya-upaya yang mencegah terjadinya hal-hal yang bersifat amoral tersebut.
“Harus ada langkah-langkah kongkrit yang bisa dilakukan, ditempuh dan yang tidak kalah penting adalah lingkungan keluarga sangat menentukan disamping lingkungan sekolah, Kalau orang tua tidak mampu menjadi tauladan bagi anak maka jangan salahkan anak kalau anak mengikuti apa yang dilakukan orang tua,” papaprnya.

Di era sekarang ini kata Andis, segala sesuatu gampang terjadi, seiring dengan berkembangnya teknologi anak dengan mudah mengakses hal-hal yang berbau negatif.
Karena itu bukan hanya tugas sekolah katanya, akan tetapi juga menjadi tugas orang tua membatasi anak, mana yang wajar dan tidak wajar dan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dalam menggunakan media sosial.
“Peran orang tua sangatlah penting dalam kehidupan anak, jangan sampai anak menjadi liar tanpa pengawasan orang tua,” katanya.
Menurut Andis, Komisi IV, berencana mengadakan menggelar dengar pendapat dengan beberapa pihak, mencoba membicarakan langkah-langkah apa yang akan dilakukan dan apa yang telah dilakukan oleh tenaga pendidik sehingga kejadian semacam itu tidak akan terulang lagi.
Selain itu sambungnya, juga mendorong pihak sekolah dan pemerintah agar menyelenggarakan majlis ta’lim, pengajian, magrib mengaji, subuh mengaji ataupun subuh berdakwah. Mengingat Sumbawa merupakan daerah yang mayoritas muslim.
“Jangan sampai kita menjadi sekuler yang melepaskan aqidah-aqidah yang menjadi pedoman bagi kehidupan kita selaku umat muslim,” demikian Andi Rusni.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply