PT Newmont Nusa Tenggara

BPC Gapensi KSB Himbau Kontraktor Prioritaskan K3 Untuk Buruh

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Kerap kali terlihat buruh atau pekerja bangunan yang fokus pada kegiatan proyek baik untuk fisik gedung bertingkat ataupun proyek pembangunan jalan, belum memenuhi standar Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) untuk menunjang Alat Perlindungan Diri (APD) bagi mereka.
Yang nampak mereka hanya menggunakan sepatu both. Masker itu pun terkadang ada dan tidak.
Terkait hal itu, Ketua BPC Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Syafullah SPt, MSi, mengatakan setiap kali melakukan rakor dengan anggota dari BPC Gapensi, pihaknya selalu mengingatkan dan mengisntruksikan agar pekerja yang dilibatkan dalam kegiatan fisik tersebut dibekali APD.
Tentunya disesuaikan dengan kondisi pekerjaan. Jika itu menyangkut kegiatan pembangunan gedung bertingkat, beberapa APD standar yang harus disediakan pihak perusahaan berupa helm, sepatu, sarung tangan, kaca mata, tali pelindung, masker dan lain lainnya. Demikian pula untuk kegiatan fhisik pembangunan jalan, maka APD nya pun mesti disesuaikan.
Karena itu, Ia meminta anggota Gapensi di KSB, untuk selalu memperhatikan dan memprioritaskan soal keselamatan kerja para buruh/pekerja. “Pekerjaan beresiko tinggi, untuk gedung bertingkat maupun pekerjaan jalan untuk harus menggunakan APD sesuai standar,” ujarnya.
Rata-rata kata Ipung—sapaan akrabnya, pekerja tidak menggunakan atau belum memenuhi APD, sebagai bentuk penerapan K3 guna menghindari kasus kecelakaan kerja. Termasuk BPJS, semua perusahaan diwajibkan untuk mendaftarkan tenaga kerjanya. “Ini untuk jaminan kesehatan tenaga kerja, dikontrak yang dibuat oleh dinas harus ada BPJS. Hal ini sering kali saya sampaikan kepada anggota Gapensi untuk selalu di perhatikan, bagaimana memberi kesejahteraan karena pekerja itu ada hak nya, selain mendapat gaji juga mendapat tunjangan kesehatan dalam bentuk fasilitas keselamatan kerja,” terangnya.
Di tingkat lapangan sambungnya, implementasi nya masih kurang. Untuk menghindari itu, harus dari awal dilakukan tindakan preventif. Karena aktifitas fisik untuk tahun 2017 belum berjalan, Ia akan terus menginstruksikan untuk memperhatikan soal K3 bagi pekerja harus diprioritaskan. “Ketika timbul kecelakaan kerja, pastinya perusahaan yang akan disalahkan. Sebelum itu terjadi, tolong K3 ini diperhatikan dan diprioritaskan,” pinta politisi Partai Golkar ini.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply