PT Newmont Nusa Tenggara

Sumbawa Urutan ke Tiga Darurat Narkoba di NTB

Sumbawa Urutan ke Tiga Darurat Narkoba di NTB
Sumbawa Besar, Gaung NTB
Perang terhadap Narkoba saat ini sedang gencar-gencarnya dikampanyekan pemerintah. Bahkan, Presiden Jokowi dalam pidatonya mengatakan Indonesia dalam kondisi Darurat Narkoba. Begitu pula yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN), Republik Indonesia di NTB, tercatat sudah 55.000 orang sebagai pengguna narkoba. Apabila diklasifikasi kembali berdasarkan kabupaten, maka angka tertinggi penggunaan narkoba ada di Kota Mataram, disusul Lotim baru kemudian Kabupaten Sumbawa.
Khusus di Kabupaten Sumbawa seperti disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa, Kompol Syirajuddin Mahmud, segala upaya akan dilakukan pihaknya untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.
Menurutnya, sinergi bersama masyarakat dalam penanganan dan pemberantasan narkoba sangat diharapka, karena ada hak dan kewajiban masyarakat untuk memberantas narkoba.
Ia mencontohkan, pengguna narkoba yang sudah cukup umur. Apabila secara sadar atas kemauan sendiri yang bersangkutan berkewajiban untuk melapor dirinya ke BNN, maka akan mendapatkan fasilitas kesehatan untuk diterapi rehabilitasi.
Selain itu, seluruh masyarakat memiliki kewajiban untuk melapor jika menemukan ada pengguna, pengedar dan bandar narkoba. Pihaknya akan merahasiakan identitas dari pelapor tersebut. Masyarakat juga memiliki hak untuk memperoleh penjelasan dari petugas terkait sejauhman penanganan kasus narkoba. Masyarakat juga memiliki hak untuk dilindungi secara hukum. “Kami akan merahasiakan identitasnya. Jadi jangan takut bagi masyarakat yang mengetahui informasi tentang para pengguna, pengedar maupun bandar narkoba segera hubungi kami,” pungkasnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply