Soal Peredaran Tramadol, Dikes Awasi Seluruh Apotik

0
446

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Maraknya penyebaran Tramadol (obat yang kerap disalahgunakan anak-anak remaja) membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa harus turun tangan untuk melakukan investigasi sebagai upaya pengawasan terhadap seluruh apotik yang ada di Kabupaten Sumbawa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Drs H Naziruddin MSi kepada Gaung NTB belum lama ini menyampaikan terkait dengan peredaran Tramadol, Komix dan sejenisnya yang kerap disalahgunakan bahwa Dinas Kesehatan bersama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah beberapa kali turun lapangan untuk memeriksa Toko Obat dan Apotik.
Dari hasil investigasi tersebut jelasnya, ternyata tidak ada yang salah dari apotik dan toko obat, karena untuk Tramadol tidak akan dijual apabila tidak dengan resep dokter, sementara untuk Komix itu adalah obat yang bebas dijual dimana saja.
Mengingat tidak ditemukannya pelanggaran, sehingga Dikes menduga beredarnya Tramadol tersebut terjadi di pasar gelap. “Kalau peredarannya seperti itu, maka itu yang menjadi masalah,” ujarnya.
Karena pengawasan di luar itu bukan ranahnya Dinas Kesehatan, tetapi ranahnya aparat seperti kepolisian, Satpol PP dan pihak lainnya. “Pengawasan di luar apotik itu bukan renahnya Dikes dan BPOM Lagi,” jelasnya.
Sementara apabila ditemukan adanya apotik atau toko obat yang melakukan pelanggaran dalam menjual obat maka izinnya dapat ditinjau kembali.
Untuk diketahui jelas H Nazir, bahwa Apotek itu bukan distributor, apotik itu masuk dalam kategori pengecer sehingga tidak diperbolehkan membeli obat tertentu dalam jumlah banyak. “Kalau ada yang membeli dalam jumlah banyak akan ditegur,” jelasnya.
Dinas Kesehatan jelas H Nazir berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran obat-obat melalui apotik maupun toko obat, apabila ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan.

LEAVE A REPLY