SEGERA RAMPUNG PEMBANGUNAN RUANG PERAWATAN LANTAI III RSUD

0
198

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pembangunan ruang perawatan rawat inap kelas III berlantai tiga yang diperuntukkan bagi ruang perawatan khusus anak RSUD Sumbawa yang menyerap anggaran DAK tahun 2016 lalu senilai Rp 5,9 Miliar dan sempat dilakukan perpanjangan kontrak (Adendum) selama 50 hari kalender, optimis segera dirampungkan oleh kontraktor pelaksana hingga berakhir kontrak 15 Februari mendatang, ungkap Direktur RSUD Sumbawa dr Selvi didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ahmad Fauzi SKM dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Selasa (31/01) kemarin.
Kenapa managemen RSUD Sumbawa sangat yakin kalau pembangunan ruang perawatan baru berlantai III yang terletak dilokasi Eks IGD dan perkantoran RSUD Sumbawa itu terang dokter Selvi, karena dari hasil evaluasi yang dilakukan secara teknis kondisi fisik awal hingga akhir kontrak 28 Desember 2016 lalu mencapai 80,09% untuk kemudian dilakukan perpanjangan waktu selama 50 hari kalender (Adendum) hingga 15 Februari 2017, ternyata kontraktor pelaksana hingga Minggu lalu telah berhasil mencapai pekerjaan fisik 90,097% sehingga optimis pekan mendatang sudah bisa dirampungkan sesuai dengan yang diharapkan.
Apalagi sisa pekerjaan yang ada hanya tinggal pekerjaan minornya saja seperti pemasangan keramik, closet kamar mandi maupun pemasangan pintu dan jendela serta pembenahan pengecatan ulang maupun pembersihan kaca dan pekerjaan kecil lainnya, dengan stock material yang dibutuhkan telah cukup tersedia kata Selvi seraya menyatakan terkait dengan pembenahan lanjutan atas sejumlah item pekerjaan yang tidak masuk dalam rencana anggaran tahun 2016 lalu, akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2017/2018 mendatang seperti pemasangan plafon maupun pembenahan/pengadaan sarana dan prasarana serta fasilitas penunjang lainnya yang dibutuhkan bagi ruang perawatan dimaksud.
Dokter Selvi juga menjelaskan, ruang perawatan kelas III yang diperuntukkan khusus untuk pasien anak ini terdiri dari lantai I dimanfaatkan untuk parkir kendaraan bermotor karyawan RSUD, sedangkan untuk lantai II dan III digunakan untuk ruang rawat inap berkapasitas 40 tempat tidur masing-masing 20 tempat tidur untuk setiap lantai, sehingga perawatan bagi para pasien anak lebih luas dan representatif bagi peningkatan pelayanannya, dimana diakui ruang perawatan yang ada saat ini dinilai masih kurang memadai, karena itu keberadaan bangunan berlantai tiga ini diharapkan secepatnya dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan bagi pasien anak, tukasnya.
“Dalam hal ini managemen RSUD Sumbawa terus menggenjot kontraktor pelaksana untuk dapat dengan segera menuntaskan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab, bahkan pihkanya sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku telah diterapkan denda perhari bagi rekanan kontraktor sesuai dengan ketentuan Keppres yakni seperseribu dari sisa nilai kontrak, disamping itu peran pengawasan dari TP4D Sumbawa yang didalamnya terdapat unsur dari Kejaksaan maupun Inspektorat justru dinilai sangat membantu agar pelaksanaan proyek pembangunan ruang perawatan berlantai III dapat dituntaskan dengan baik sesuai dengan ketentuan bestesk yang ditentukan,” pungkas dokter Selvi.

LEAVE A REPLY