Ruangan Kelas Sudah Bersih, KBM SMP 4 Badas Bisa Dilaksanakan Lagi Kadis Dikbud : Kalau pun Belum Bisa, Kami Bisa Maklumi

0
220
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Proses pembersihan lingkungan dan seluruh ruang kelas SMP Negeri 4 Badas, yang diterjang banjir dan lumpur belum lama ini, telah selesai dilakukan. Kondisinya pun kini telah bersih.
Karena itu, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah bersangkutan, rencananya sudah bisa dilaksanakan kembali mulai hari ini, Kamis (02/02). Namun, bila kondisi di lapangan memang masih belum memungkinkan KBM digelar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, dapat memakluminya. “Semua ruangan sudah bersih. Insya Allah, besok (hari ini) KBM di sekolah tersebut, sudah dapat dilaksanakan. Kalau pun belum bisa, kami dapat memakluminya,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat, H Sudirman Malik, SPd.
Seperti diketahui, Dinas Dikbud, memberikan dispensasi khusus selama 3 hari kepada warga sekolah di sana, untuk tidak melaksanakan KBM sementara waktu. Kebijakan ini diambil karena sekolah yang bersebelahan dengan Kantor Workshop Provinsi itu, diterjang banjir dan lumpur akibat meluapnya air sungai.
Ditemui Gaung NTB, Rabu (01/02), Kadis Dikbud, di damping Kasi Kesiswaan SMP, Shalahuddin, MA, SH, tak lupa menyampikan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh TNI maupun petugas Pemadam Kebakaran, yang saling bahu membahu melakukan proses pembersihan.
Untuk fasilitas sekolah yang rusak sendiri, sudah didata. Selain merendam seluruh kelas, tembok sekolah sepanjang 25 meter, ambruk. 4 unit komputer juga ikut teredam. “Kita sudah data fasilitas yang rusak ini. Kita berharap penggantinya dapat dimasukan dalam dana penanggulangan bencana darurat banjir,” ujarnya.
Agar tidak selalu menjadi langganan banjir sambung H Sudirman Malik, halaman depan sekolah tersebut, perlu didesain secara khusus untuk menangkal banjir. Bibir sungai yang kebetulan berada di depan sekolah, sepertinya perlu dinaikan. “Ini mungkin solusi jangka panjang supaya tidak kena banjir lagi. Masalah ini akan coba kita koordinasikan dengan dinas/instansi terkait. Bukan saja SMP 4 Badas, sekolah yang rawan terkena dampak banjir, juga akan kita pikirkan solusinya,” pungkasnya.

loading...

LEAVE A REPLY