PT SJR Ditolak, Wabub Cari Akar Masalah

0
274
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Keberadaan PT Sumbawa Juta Raya (SJR) yang sudah memasuki tahap kontsruksi dan bahkan perusahaan tersebut sudah mengantongi Ijin Produksinya di wilayah Blok Pamulir Kecamatan Ropang.
Secara satu persatu penolakan sudah mulai bermunculan dari masyarakat di lingkar Selatan Sumbawa, mulai dari Moyo Hulu, Lantung dan Ropang yang menduga perusahaan tambang emas tersebut tidak fair dalam merekrut tenaga kerja atau dengan kata lain syarat dengan titipan maupun dugaan penggunaan BBM bersubsidi.
Aksi penolakan digelar Pemuda Lantung ketika PT SJR melakukan rekrutmen tenaga kerja di Kampus UNSA Sabtu (28/01), hingga Minggu (29/01) lalu. Aksi serupa juga terjadi di Kecamatan Lantung dan Ropang sehari berikutnya.
Menanggapi aksi penolakan warga tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah mengaku belum mengetahui adanya aksi penolakan tersebut. Akan tetapi yang lebih penting harus mengetahui akar permasalahannya terlebih dahulu, maka untuk itu penyelesaiannya akan ditentukan seperti apa.
Terkait dengan tuntutan warga yang salah satunya meminta perusahaan tersebut tetap menggunakan akses jalan di Ropang daripada menggunakan jalur Labangka, H Mo menilai jika menggunakan akses Ropang maka jalan yang dihajatkan untuk masyarakat akan tambah rusak, karena kondisi jalannya memang belum diperbaiki.
Mengenai dugaan penggunaan BBM bersubsidi oleh perusahaan tersebut, H Mo menegaskan akan mengecek terlebih dulu. “Apa benar atau tidak itu dilakukan,” jelasnya.
H Mo menambahkan, aksi seperti itu tidak akan menggangu investasi karena hak rakyat, asal tetap menggunakan aturan yang berlaku.

loading...

LEAVE A REPLY